Pemkab Pekalongan Lindungi 40.653 Hektare Lahan Produktif demi Ketahanan Pangan, Terbitkan Regulasi Tata Ruang

Penulis: Rendi Kusuma  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 21:05:01 WIB
Pemerintah Kabupaten Pekalongan lindungi 40.653 hektare lahan produktif lewat regulasi tata ruang.

PEKALONGANPemerintah Kabupaten Pekalongan bergerak mengamankan ribuan hektare lahan pertanian dari tekanan pembangunan. Total lahan yang dilindungi mencapai 40.653 hektare, terdiri dari lahan tanaman pangan seluas 23.404 hektare dan lahan hortikultura 17.249 hektare.

Regulasi Tata Ruang Jadi Benteng Pertama

Pelaksana Tugas Bupati Pekalongan, Sukirman, menegaskan bahwa perlindungan lahan tidak bisa hanya mengandalkan pengawasan di lapangan. Menurutnya, dibutuhkan regulasi yang kuat dan tata ruang yang jelas sebagai dasar hukum.

"Kami berkomitmen bahwa sawah-sawah yang dimiliki di seluruh wilayah daerah ini akan terus dipertahankan fungsinya sebagai lahan persawahan demi menjaga ketahanan pangan yang menjadi cita-cita Presiden," kata Sukirman di Pekalongan, Selasa.

Perizinan Diperketat, Koordinasi dengan Pusat Digencarkan

Pemerintah daerah akan mengoptimalkan peraturan daerah tentang rencana tata ruang wilayah sebagai instrumen pengendalian pemanfaatan lahan. Sukirman menyebut langkah strategis ini mencakup penguatan peraturan, pengetatan perizinan, dan perbaikan tata ruang melalui Perda serta kebijakan teknis lainnya.

Selain itu, koordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional akan terus dilakukan. Tujuannya, memastikan pengendalian alih fungsi lahan sawah berjalan efektif dan tidak sekadar menjadi dokumen.

Ancaman Alih Fungsi Lahan dan Target Nasional

Sukirman menilai laju alih fungsi lahan sawah menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan sektor pertanian di Pekalongan. Jika tidak dikendalikan, produksi pangan daerah bisa terganggu dan berdampak pada pasokan nasional.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto. Dengan lahan yang terlindungi, produktivitas pertanian diharapkan tetap terjaga dalam jangka panjang.

Reporter: Rendi Kusuma
Sumber: jateng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top