JAWA TENGAH — Laptop dengan GPU Nvidia GeForce RTX 5090 memang langka di pasaran, apalagi yang dibanderol di bawah USD 3.000. Acer Predator Helios 16 AI edisi terbaru kini memenuhi celah itu dengan banderol USD 2.999 (sekitar Rp 49,5 juta), turun dari harga awal USD 3.499. Penawaran ini hanya berlaku di B&H Photo dan sudah termasuk aksesori gratis senilai USD 129 serta gratis ongkos kirim dua hari.
Dari segi layar, Helios 16 AI membawa panel OLED 16 inci dengan resolusi 2.560×1.600 piksel dan refresh rate 240 Hz. Kombinasi ini jarang ditemukan di laptop gaming sekelasnya — kontras tak terbatas khas OLED berpadu dengan gerakan mulus berkat G-SYNC. Untuk kreator video dan editor foto, cakupan warna 100% DCI-P3 menjadi nilai tambah yang signifikan.
Konektivitas Thunderbolt 5 dengan bandwidth 120 Gbps menjadi pembeda utama dibanding kompetitor. Port ini sanggup mentransfer data dari SSD 4 TB dalam waktu kurang dari 10 menit atau menjalankan monitor 8K. Selain itu, ada port Ethernet 5GbE yang memastikan tidak ada hambatan bandwidth di jaringan lokal 2,5G atau 5G.
Acer membekali laptop ini dengan kipas AeroBlade 3D generasi keenam dan thermal compound logam cair. Keduanya dirancang untuk menjaga suhu tetap stabil saat GPU dan CPU bekerja di beban puncak dalam waktu lama. Untuk laptop setebal ini, sistem pendingin menjadi faktor krusial mengingat TGP GPU mencapai 175 watt.
Saat ini, penawaran diskon USD 500 hanya berlaku di B&H Photo untuk pasar Amerika Serikat. Belum ada informasi resmi mengenai harga dan ketersediaan Acer Predator Helios 16 AI varian RTX 5090 di Indonesia. Jika dikonversi langsung, harga USD 2.999 setara sekitar Rp 49,5 juta, belum termasuk pajak dan biaya impor.
Dengan bobot 2,6 kg dan adaptor 330W yang besar, laptop ini jelas bukan perangkat untuk dibawa keluar setiap hari. Helios 16 AI adalah desktop replacement yang bisa dimasukkan ke dalam ransel — cocok untuk profesional yang butuh daya komputasi setara PC desktop namun tetap ingin mobilitas terbatas.