SEMARANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Tengah pada Selasa pagi. Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir, kilat, dan angin kencang diperkirakan terjadi di sejumlah daerah.
Informasi yang dirilis pukul 04.00 WIB menyebutkan kondisi tersebut mulai terjadi sekitar pukul 04.10 WIB. Beberapa wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kabupaten Tegal bagian selatan, Kabupaten Kudus, Jepara, serta Kabupaten Semarang meliputi Bergas, Ungaran Barat, Ungaran Timur, dan Bandungan.
Di Kabupaten Kendal, hujan diperkirakan terjadi di wilayah Limbangan dan Boja. Sementara untuk Kota Semarang, kawasan Banyumanik dan Gunungpati menjadi area yang disebutkan pertama kali dalam peringatan dini tersebut.
BMKG menyebutkan cuaca ini dapat meluas ke sejumlah daerah lain, seperti Kabupaten Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Temanggung, hingga sebagian besar wilayah Kota Semarang. Untuk Kota Semarang, kecamatan yang berpotensi terdampak meliputi Semarang Tengah, Semarang Utara, Semarang Timur, Gayamsari, Pedurungan, Semarang Selatan, Candisari, Gajahmungkur, Tembalang, Semarang Barat, Mijen, Ngaliyan, Tugu, Banyumanik, dan Gunungpati.
Berdasarkan peta peringatan dini BMKG, beberapa wilayah di Jawa Tengah bagian utara dan tengah berada dalam kategori waspada terhadap hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi cuaca ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 07.00 WIB.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas akibat hujan lebat dan angin kencang. Prakirawan BMKG Jawa Tengah juga mengimbau warga untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.