KARANGANYAR — Angka kasus Tuberkulosis (TBC) pada anak di Kabupaten Karanganyar mencapai 122 pasien dalam periode tertentu, menurut catatan Dinas Kesehatan setempat. Temuan ini tersebar di sejumlah kecamatan, dengan beberapa wilayah mencatat jumlah kasus lebih tinggi dibanding lainnya. Dinkes menyebut penyakit ini tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga mengancam anak-anak yang sistem imunnya masih berkembang.
Dinkes Karanganyar mengidentifikasi bahwa persebaran kasus TBC pada anak tidak merata di seluruh kecamatan. Beberapa wilayah mencatat jumlah pasien anak yang lebih signifikan, meskipun data spesifik per kecamatan belum dirilis secara detail. Faktor kepadatan hunian, kondisi ventilasi rumah, dan akses terhadap layanan kesehatan disebut sebagai beberapa variabel yang memengaruhi tingginya temuan kasus di suatu area.
“Kami terus melakukan tracing dan pemeriksaan kontak erat di lingkungan tempat tinggal pasien. Langkah ini penting untuk memutus rantai penularan, terutama pada anak-anak yang sering kali tidak menunjukkan gejala khas TBC,” ujar perwakilan Dinkes Karanganyar dalam keterangan resmi.
Tuberkulosis pada anak kerap sulit ter