3 Kandidat Stadion untuk Persiku Kudus di Liga 2 2026/2027, Sriwedari Solo dan Kendal Tornado FC Jadi Pesaing

Penulis: Qodri Anwar  •  Jumat, 26 Juni 2026 | 22:05:19 WIB
Manajemen Persiku Kudus mengevaluasi Stadion Sriwedari Solo sebagai opsi kandang Liga 2 musim depan.

KUDUS — Manajemen Persiku Kudus tengah mengkaji sejumlah stadion alternatif untuk markas tim di kompetisi Liga 2 musim depan. Nama Stadion Sriwedari Solo mencuat sebagai salah satu opsi utama, selain kemungkinan bermarkas di kandang Kendal Tornado FC yang juga disebut melirik venue yang sama.

Stadion Sriwedari Solo: Daya Tarik dan Tantangan

Stadion Sriwedari Solo bukan sekadar bangunan tua. Bagi klub-klub Jawa Tengah, venue ini punya nilai historis dan akses strategis. Namun, Persiku harus bersaing dengan Kendal Tornado FC yang juga dikabarkan menjadikan stadion tersebut sebagai prioritas.

Belum ada keputusan resmi dari kedua klub. Faktor utama yang dipertimbangkan adalah izin penggunaan, biaya sewa, dan kesesuaian dengan standar Liga 2.

Persiku Kudus Butuh Kepastian Sebelum Musim Baru

Persiku Kudus butuh kepastian kandang sebelum jadwal kompetisi dirilis. Manajemen disebut sudah menjalin komunikasi informal dengan pengelola Stadion Sriwedari dan pihak terkait di Solo.

“Kami masih mengevaluasi beberapa opsi yang ada. Sriwedari memang menarik, tetapi ada beberapa hal teknis yang harus dipenuhi,” ujar sumber internal Persiku yang enggan disebut namanya.

Kendal Tornado FC Juga Bergerak

Kendal Tornado FC tak tinggal diam. Klub asal Kabupaten Kendal itu juga dikabarkan mengincar Stadion Sriwedari untuk markas mereka di Liga 2. Jika dua klub menginginkan venue yang sama, negosiasi dengan pengelola stadion dan asosiasi sepak bola menjadi krusial.

Persaingan ini menambah dinamika persiapan Liga 2 di Jawa Tengah. Baik Persiku Kudus maupun Kendal Tornado FC sama-sama berambisi tampil kompetitif musim depan.

Regulasi dan Standar Venue Jadi Penentu

Liga 2 2026/2027 menerapkan standar stadion yang lebih ketat. Kapasitas penonton, kualitas rumput, dan fasilitas pendukung seperti ruang ganti serta pencahayaan menjadi syarat mutlak. Stadion Sriwedari Solo dinilai memenuhi sebagian besar kriteria tersebut meski perlu renovasi ringan.

Keputusan akhir akan diumumkan setelah rapat koordinasi antara manajemen klub, pengelola stadion, dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: radarsemarang.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top