Pemkab Brebes Beri Penghargaan ke 5 Kampung KB dan 3 Puskesmas pada Harganas ke-33, Wabup Tekankan Peran Ayah

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Senin, 29 Juni 2026 | 22:38:32 WIB
Wakil Bupati Brebes memberikan penghargaan kepada lima Kampung KB dalam peringatan Harganas ke-33.

BREBES — Sebanyak lima desa di Kabupaten Brebes dinobatkan sebagai Kampung Keluarga Berkualitas dalam peringatan Harganas ke-33 yang digelar di Halaman Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, Senin (29/6/2026). Penghargaan diberikan langsung oleh Wakil Bupati Brebes Wurja kepada perwakilan Desa Randusanga Kulon, Desa Dawuhan, Desa Buara, Desa Siasem, dan Desa Pruwatan.

Penghargaan juga diberikan kepada Desa Pepedan, Kecamatan Tonjong, yang meraih kategori Rumah Data Kependudukan Terbaik. Sementara itu, SMK Negeri 1 Tonjong menerima penghargaan sebagai Sekolah Siaga Kependudukan Perintis.

Tiga Puskesmas Raih Penghargaan Pelayanan KB

Di sektor kesehatan, tiga puskesmas mendapatkan apresiasi atas capaian pelayanan keluarga berencana. Puskesmas Sirampog dan Puskesmas Tonjong dinobatkan sebagai fasilitas kesehatan dengan pelayanan KB Implant terbanyak. Adapun Puskesmas Salem, Puskesmas Tonjong, dan Puskesmas Bumiayu meraih penghargaan untuk pelayanan KB IUD terbanyak.

Balai Penyuluhan KB Kecamatan Brebes dan Kecamatan Bumiayu juga mendapat penghargaan atas penggerakan pelayanan KB Tubektomi Wanita terbanyak. Sementara itu, tiga motivator pelayanan KB Pria Vasektomi terbanyak diberikan kepada Nur Laeli dari Desa Jatibarang Kidul, Dwi Zul Fitriyanto dari Desa Pasarbatang, dan Sholehul Hadi dari Desa Jatirokeh.

Wabup: Kualitas SDM Dimulai dari Dalam Kandungan

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Brebes Wurja menegaskan bahwa transformasi kualitas sumber daya manusia tidak bisa ditunda dan harus dimulai dari keluarga. Menurutnya, pendidikan karakter dan kesehatan anak sudah harus dibangun sejak dalam kandungan.

"Transformasi kualitas sumber daya manusia tidak boleh ditunda dan itu tidak mulai dari bangku sekolah atau dunia kerja, melainkan dari dalam rahim ibu dan pengasuh keluarga," ujar Wurja dalam sambutannya.

Ia menambahkan, untuk mengantisipasi bonus demografi, tiga pilar utama pembangunan keluarga harus diperkuat: kesehatan, pendidikan karakter, dan ketahanan mental. "Karena keluarga merupakan pondasi dari yang terbawah, kemudian lingkungan, kelurahan, kecamatan, kabupaten. Sehingga majulah keluarga kita, sehatlah keluarga kita," katanya.

Mengapa Tema 'Ayah Wajib Hadir' Jadi Sorotan?

Peringatan Harganas ke-33 tahun ini mengusung tema Ayah Wajib Hadir. Tema tersebut menyoroti pentingnya keterlibatan ayah dalam mendampingi tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun emosional. Wurja menekankan bahwa keluarga merupakan sekolah pertama bagi anak dalam memperoleh kasih sayang dan nilai-nilai kehidupan.

"Cintai keluarga dengan cinta yang terencana untuk membentuk keluarga berkualitas, Indonesia kuat, SDM unggul, dan bangsa pemenang," pungkas Wurja menutup sambutannya.

Melalui peringatan ini, Pemkab Brebes mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kualitas keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa, sejalan dengan target Indonesia Emas 2045.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: kanal9.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top