JAKARTA — Adelia Elka Safiya, perwakilan Provinsi Jawa Tengah, berhasil membawa pulang mahkota utama ajang Puteri Pendidikan Anak Nusantara 2026. Gelar ini diraih setelah ia bersaing dengan puluhan finalis dari berbagai daerah di Indonesia.
Malam grand final yang berlangsung di Auditorium RRI Jakarta menjadi momentum penentuan. Sebelum malam puncak, Adelia menjalani masa karantina intensif selama lima hari, dari 17 hingga 21 Juni 2026, di Hotel Mercure Batavia, Jakarta.
Selama masa karantina, para finalis dibekali berbagai materi. Mulai dari deep interview, uji wawasan pendidikan, kelas kepribadian, hingga sesi unjuk bakat dan advokasi. Semua tahapan itu dirancang untuk mengukur kompetensi dan kesiapan para peserta sebagai duta pendidikan anak.
Adelia sendiri sebelumnya telah menorehkan prestasi di tingkat kota. Ia tercatat sebagai Duta Siswa Kota Semarang 2026 sebelum akhirnya melaju ke ajang nasional. Kiprahnya di level lokal menjadi modal berharga saat bersaing di pentas yang lebih luas.
Usai penobatan, Adelia mengaku bahwa gelar yang diraihnya bukan sekadar simbol kemenangan. Ia melihatnya sebagai tanggung jawab besar untuk terus menginspirasi dan berkontribusi bagi dunia pendidikan anak, khususnya di Jawa Tengah dan Indonesia.
"Perjalanan ini sungguh luar biasa. Menjadi Winner Puteri Pendidikan Anak Nusantara bukan sekadar tentang gelar, melainkan sebuah tanggung jawab besar untuk terus menginspirasi dan berkontribusi nyata bagi dunia pendidikan anak, khususnya di Jawa Tengah dan Indonesia," ujarnya penuh haru.
Prestasi ini menjadi salah satu bukti bahwa generasi muda Jawa Tengah mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional. Ajang seperti ini diharapkan terus melahirkan sosok-sosok yang peduli terhadap masa depan pendidikan anak Indonesia.