KENDAL — Sebanyak 40 calon Paskibraka Kabupaten Kendal mulai menjalani pembekalan awal yang digelar Kesbangpol setempat. Rapat koordinasi teknis Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Paskibraka tahun 2026 menjadi ajang penyampaian aturan main sebelum mereka memasuki masa karantina.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Kendal, Alfebian Yulando, menegaskan bahwa komitmen adalah harga mati. Peserta yang mangkir latihan tiga kali tanpa alasan jelas akan langsung dikembalikan ke sekolah asal.
“Mereka dikhawatirkan tertinggal materi latihan dan mengganggu kekompakan tim,” ujar pria yang akrab disapa Febi itu, Sabtu (4/7/2026).
Pemusatan latihan akan dimulai pada 24 Juli 2026 dan berlangsung selama kurang lebih tiga pekan. Lima hari terakhir, seluruh peserta akan menjalani karantina di Hotel Tirto Arum Baru Kendal sebagai persiapan akhir sebelum bertugas pada Upacara HUT Kemerdekaan RI, 17 Agustus mendatang.
Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan (Iwasbang) Kesbangpol Kendal, Kardiyantomo, menjelaskan bahwa para calon Paskibraka diminta menjaga kebugaran secara mandiri sejak sekarang. Salah satu instruksinya: jogging rutin setiap hari dan melaporkan hasilnya melalui grup yang telah disediakan panitia.
“Kami memberikan edukasi agar anak-anak benar-benar mempersiapkan kondisi fisiknya. Selain berolahraga secara mandiri, mereka juga harus menjaga pola hidup sehat,” kata Kardiyantomo.
Penampilan juga diatur ketat. Rambut harus rapi dan tidak boleh panjang. Saat latihan, peserta diwajibkan membawa tumbler dengan warna yang dibedakan antara putra dan putri.
Febi berharap seluruh calon Paskibraka mampu menjaga kesehatan, keselamatan, dan kedisiplinan selama mengikuti rangkaian latihan. Ia menekankan pentingnya datang tepat waktu, mengikuti instruksi pelatih, serta menjaga kekompakan tim.
“Harapan kami anak-anak dapat menjalankan tugas pengibaran bendera dengan baik pada Upacara HUT Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus mendatang,” pungkasnya.