JAWA TENGAH — Lexus resmi memperkenalkan LX700h hybrid sebagai varian puncak dari jajaran SUV andalannya untuk pasar global. Mobil ini duduk di atas LX600 non-hybrid yang sudah lebih dulu dikenal. Lexus menyasar pembeli yang menginginkan kemewahan maksimal, namun tetap dengan kemampuan melibas medan berat yang menjadi DNA LX.
Untuk urusan interior, Lexus tidak main-main. Kabin LX700h dipenuhi material berkualitas tinggi dan jok depan yang sangat nyaman, lengkap dengan fitur pijat standar. Bahkan, Lexus menyediakan varian Ultra Luxury yang hanya memiliki dua kursi di baris kedua, tanpa baris ketiga, khusus untuk pasar pengguna yang sering disopiri.
LX700h menggendong mesin twin-turbo V6 3.4 liter yang sama dengan LX600, namun ditambah motor listrik 48 hp. Total tenaga mencapai 457 hp, disalurkan ke keempat roda melalui transmisi 10-speed otomatis. Hasilnya, akselerasi 0-60 mph (0-96 km/jam) tercatat 5,5 detik, lebih cepat setengah detik dari LX600.
Motor listrik pada LX700h mampu menggerakkan mobil pada kecepatan rendah tanpa menyalakan mesin bensin. Fitur ini sangat berguna saat off-road di medan yang membutuhkan kontrol throttle presisi, misalnya saat menuruni tanjakan berbatu. Lexus juga membekali LX700h dengan tiga diferensial pengunci (depan, tengah, belakang) pada varian Overtrail, plus skid plate dan ban all-terrain 33 inci.
Ironisnya, sistem hybrid pada LX700h tidak memberikan keuntungan berarti dalam hal efisiensi bahan bakar. Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA) mencatat angka 19 mpg kota, 22 mpg jalan tol, dan 20 mpg kombinasi. Dalam pengujian jalan tol konstan 75 mph (120 km/jam), LX700h hanya mencatat 20 mpg, lebih buruk dari LX600 non-hybrid yang mencapai 21 mpg.
Daya angkut maksimal tetap sama, yaitu 8.000 pon atau sekitar 3.628 kilogram. Bagi pengguna yang sering membawa barang, perlu dicatat bahwa ruang bagasi saat kursi baris ketiga terpakai sangat sempit, dan lantai bagasi terbilang tinggi. Kapasitas maksimal dengan semua kursi dilipat hanya sekitar 62 kaki kubik.
Kursi baris ketiga pada LX700h tergolong sempit, terutama untuk kaki dan telapak kaki, karena terhalang letak gardan belakang dan baterai hybrid. Bagian atas tubuh orang dewasa masih cukup lega, tetapi ruang kaki sangat terbatas. Varian Overtrail bisa dipesan tanpa baris ketiga untuk menambah ruang kargo.
Bagi konsumen yang lebih mengutamakan ruang kabin dan kepraktisan keluarga, Lexus TX yang satu level di bawah LX bisa menjadi pilihan lebih baik. TX lebih lega dan ramah keluarga, meski kemampuan off-road dan kemewahan interiornya tidak setinggi LX700h.
Lexus LX700h hybrid 2027 diperkirakan tidak akan mengalami perubahan signifikan untuk tahun model 2027. SUV ini tetap menjadi pilihan bagi mereka yang menginginkan kombinasi kemewahan kelas atas, kemampuan off-road serius, dan status sebagai varian termahal di jajaran Lexus, meski harus menerima konsekuensi ruang kabin yang terbatas dan efisiensi BBM yang biasa saja.