Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Impactful Regional Leadership di SBBI Award 2026, Investasi Rp 110 Triliun Jadi Bukti

Penulis: Rendi Kusuma  •  Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:27:31 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Impactful Regional Leadership dalam ajang SBBI Award 2026 di Karanganyar.

KARANGANYAR — CEO Solopos Media Group, Arif Budi Susilo, menyebut bahwa Jawa Tengah dinilai memiliki arah pembangunan yang kuat dan mulai menunjukkan hasil terukur. “Penghargaan ini kami berikan kepada Gubernur Jawa Tengah pada kategori Impactful Regional Leadership. Beliau memiliki konsep pembangunan berkelanjutan yang sangat kuat, meskipun tidak banyak diekspos,” ujar Arif dalam sambutannya.

Kawasan Industri Pantura Jadi Magnet Investasi Baru

Salah satu bukti nyata dari kepemimpinan Ahmad Luthfi adalah pesatnya pengembangan kawasan industri di sepanjang jalur Pantura. Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) diproyeksikan menjadi magnet investasi baru sekaligus membuka lapangan kerja dalam jumlah besar.

“Kalau investasi terus masuk seperti yang disampaikan Gubernur, saya kira langkah itu sangat tepat. Dampaknya akan terasa bagi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan,” kata Arif.

Realisasi Investasi Tembus Rp 110 Triliun, Kemiskinan Turun ke 9,39 Persen

Sepanjang 2025, realisasi investasi Jawa Tengah mencapai Rp 110,64 triliun dengan penyerapan 418 ribu tenaga kerja. Pada Triwulan I 2026, investasi telah mencapai Rp 23,02 triliun dan menyerap sekitar 94 ribu tenaga kerja. Pada periode yang sama, angka kemiskinan juga turun menjadi 9,39 persen.

Ekonomi Jawa Tengah saat ini tumbuh 5,89 persen, lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,61 persen. Arif menilai konsistensi kebijakan tersebut menjadi modal penting agar pertumbuhan ekonomi terus melampaui rata-rata nasional.

199 Ribu UMKM Dibina, Target Naik Kelas

Di sektor UMKM, Pemprov Jawa Tengah melakukan pendampingan usaha, kemudahan akses pembiayaan, sertifikasi produk, hingga digitalisasi pemasaran. Hingga Triwulan I 2026, sebanyak 199.781 UMKM telah dibina, bertambah 1.001 UMKM dibandingkan tahun sebelumnya. Program ini turut menopang penyerapan sekitar 1,38 juta tenaga kerja.

“Jawa Tengah memiliki sekitar 4,8 juta UMKM, mayoritas merupakan usaha mikro dan kecil. Tugas kami adalah mendorong mereka naik kelas agar semakin kuat, produktif, dan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Luthfi.

Collaborative Government: 12 Daerah Siapkan Kawasan Ekonomi Baru

Dalam sambutannya, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pembangunan tidak mungkin dilakukan sendiri-sendiri. Pemprov Jateng mengusung semangat collaborative government dengan melibatkan pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi, tokoh masyarakat, hingga media.

“Saya ingin setiap daerah memiliki banyak pemenang, banyak petarung. Karena itu kita membangun dengan semangat collaborative government. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri,” ujar Luthfi.

Hingga saat ini, sudah 12 daerah yang mengusulkan pengembangan kawasan industri maupun kawasan ekonomi khusus baru sebagai upaya mempercepat masuknya investasi. Tema SBBI Award 2026, Winning Value, Driving Impact, dinilai sejalan dengan pendekatan pembangunan yang dijalankan Pemprov Jawa Tengah.

Reporter: Rendi Kusuma
Sumber: infojateng.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top