Usai Gempa Guncang Flores, Menteri PU Dody Hanggodo Optimalkan Penanganan Darurat Jalan dan Air Bersih

Penulis: Rendi Kusuma  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 00:27:01 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo menghadiri rapat koordinasi darurat pascagempa Magnitudo 7,7 di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Minggu (16/8/2026).

LABUAN BAJO — Menteri PU Dody Hanggodo memaparkan progres penanganan infrastruktur terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam rapat koordinasi darurat di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Minggu (16/8/2026).

Rakor yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno itu turut dihadiri sejumlah menteri, wakil menteri Kabinet Merah Putih, unsur TNI-Polri, dan kepala daerah setempat.

Pemeriksaan ruas jalan dan jembatan terdampak telah dilakukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian PU di NTT.

"Pagi tadi kami sudah cek kondisi di lapangan. Untuk beberapa titik sudah mulai tertangani, tetapi masih ada yang perlu kami selesaikan. Ada satu jembatan yang masih harus ditangani dan kami terus berpacu agar bisa segera ditangani," kata Menteri Dody.

"Kami sudah koordinasikan dengan teman-teman balai (UPT) untuk bergerak ke titik-titik yang membutuhkan penanganan. Kalau ada kebutuhan tambahan, kami siap membantu dan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga lain," kata Dody Hanggodo.

Selain jalan, kebutuhan air bersih warga turut menjadi perhatian lewat dukungan Direktorat Jenderal Cipta Karya. Di Kabupaten Nagekeo, dua dari 3 unit Mobil Tangki Air (MTA) sudah beroperasi, satu unit lainnya MTA pinjam pakai dari penanganan banjir Mauponggo, dilengkapi 16 unit hidran umum (HU) — delapan unit untuk kebutuhan saat ini, delapan unit pinjam pakai dari penanganan banjir Mauponggo.

"Yang penting sekarang bagaimana kebutuhan masyarakat bisa segera kita layani," ujar Menteri Dody.

Menteri Dody menegaskan pentingnya sinergi lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam penanganan bencana ini, sementara UPT NTT terus memantau kondisi infrastruktur demi menjaga akses masyarakat dan distribusi bantuan selama tanggap darurat pascagempa Flores.

Reporter: Rendi Kusuma
Back to top