SEMARANG — Duka mendalam menyelimuti keluarga korban kebakaran di Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik. Balita Nail Alkhalifi Utama yang sempat menjalani perawatan medis, akhirnya mengembuskan napas terakhir dan dimakamkan di Pemakaman Kedung Winong pada Jumat (28/8) pagi.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyampaikan rasa duka cita secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Semarang akan memberikan pendampingan penuh pascamusibah tersebut.
"Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Semarang menyampaikan rasa duka cita yang sangat mendalam. Kehilangan buah hati adalah duka yang luar biasa berat," ujar Agustina dalam keterangannya.
Perhatian Pemkot Semarang saat ini juga terfokus pada kesembuhan dua korban selamat, Arkarna (4) dan Nurjanah (58). Keduanya masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUP Dr. Kariadi Semarang.
Agustina mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan kesembuhan kedua korban yang masih berjuang di rumah sakit.
"Mari kita doakan bersama agar anggota keluarga yang masih dirawat di RSUP Dr. Kariadi segera diberikan kesembuhan dan ketabahan," tuturnya.
Di tengah kepanikan saat api mulai membesar, aksi cepat warga Srondol Wetan menjadi catatan tersendiri. Mereka bergerak bahu-membahu membantu proses pemadaman api dan mengevakuasi korban ke tempat aman.
Respons tanggap tersebut mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Semarang. Menurutnya, kepedulian dan solidaritas yang ditunjukkan warga sekitar merupakan tindakan yang sangat berharga.
"Saya berterima kasih dan memberikan apresiasi luar biasa kepada warga Srondol Wetan. Sikap tanggap, kepedulian, dan aksi gotong royong warga yang langsung bahu-membahu sangat berharga," katanya.