Kolaborasi Musisi Prancis dan Gayam 16 Memukau di Pembukaan Festival Muria Raya #6

Penulis: Qodri Anwar  •  Selasa, 01 September 2026 | 12:48:01 WIB
Belasan musisi Compagnie Kotekan dari Prancis berkolaborasi dengan Gayam 16 Yogyakarta membuka Festival Muria Raya #6 di Desa Menawan, Kudus.
Prancis dan Gayam 16 Memukau di Pembukaan Festival Muria Raya #6 LEAD: Belasan musisi Compagnie Kotekan dari Prancis memainkan gamelan bersama Gayam 16 Yogyakarta di Desa Menawan, Kudus. Perpaduan instrumen saksofon, trombon, dan terompet dengan gamelan tradisional ini membuka Festival Muria Raya #6. Kolaborasi ini menjadi jembatan budaya Indonesia-Prancis. ISI:

KUDUS, RRI - Belasan musisi Prancis dari Compagnie Kotekan duduk berdampingan dengan penabuh gamelan Gayam 16 Yogyakarta. Mereka membuka Festival Muria Raya (FMR) #6 di Desa Menawan, Kudus. Saxophone, trombone, dan terompet berpadu dengan denting gamelan dalam harmoni yang tidak lazim.

Perpaduan ini bukan sekadar pertunjukan. Ini adalah kolaborasi lintas budaya yang dipersiapkan panjang oleh kedua kelompok seni. Festival menghadirkan gamelan Prancis, kesenian Jepang, serta seniman lokal dalam perjalanan budaya mengelilingi kawasan Muria.

FMR #6 membuktikan bahwa musik tradisional dapat berdialog dengan instrumen modern tanpa kehilangan akar budayanya. Pertunjukan pembukaan ini menjadi simbol jembatan budaya antara Indonesia dan Prancis yang terus diperkuat melalui festival tahunan tersebut.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top