Kebakaran TPA Randukuning Batang, Petugas Masih Pantau Titik Api Usai Pemadaman 10 Jam

Penulis: Rendi Kusuma  •  Senin, 14 September 2026 | 07:16:01 WIB
Petugas memadamkan kebakaran di area Sel A TPA Randukuning, Kabupaten Batang.

BATANG — Laporan kebakaran diterima Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang sekitar pukul 13.30 WIB. Menurut informasi lapangan, api mulai terlihat setengah jam sebelumnya, sekitar pukul 13.00.

Kepala DLH Kabupaten Batang, Rusmanto, menyebut laporan itu datang dari petugas keamanan TPA. Api kemudian terlihat menyebar di bagian area yang ditumbuhi rumput dan semak kering.

Sel A Sudah Ditutup Tanah dan Tak Lagi Dipakai

Rusmanto menjelaskan Sel A merupakan area yang sudah tidak digunakan. Area itu sebelumnya ditutup menggunakan tanah, lalu ditumbuhi rumput serta semak setelah musim hujan.

"Kalau Sel A ini kan sudah apa namanya, sel yang tidak digunakan lagi. Jadi sudah ditimbun dengan tanah, kemudian pada musim hujan itu biasanya ditumbuhi rumput-rumput sama semak-semak itu," ujarnya di lokasi.

Memasuki musim kemarau, kondisi rumput dan semak di area tersebut mengering. Kondisi itu membuat api pada awal kejadian terlihat cepat menyebar di permukaan Sel A.

Rusmanto juga menyebut adanya kondisi yang disebutnya sebagai El Nino kecil. "Nah, sekarang kan musimnya musim kemarau, nggih, dan kita ada El Nino kecil ini juga, kondisinya kering," katanya.

BPBD, Damkar, dan Kodim Turunkan Armada

Penanganan kebakaran dilakukan bersama sejumlah unsur. DLH mendapat bantuan dari BPBD, pemadam kebakaran, serta Kodim yang turut menurunkan armada untuk mendukung pemadaman.

"Ya, saat ini terima kasih saya dibantu dari teman-teman BPBD, kemudian dari Damkar, dan alhamdulillah juga dari Kodim juga menurunkan armada untuk damkarnya," ujar Rusmanto.

Proses pemadaman berlangsung lebih dari 10 jam. Meski begitu, petugas belum dapat memastikan seluruh sumber api telah benar-benar padam.

Hingga tengah malam, titik api masih muncul di sejumlah bagian area Sel A. Petugas tetap bersiaga untuk mengantisipasi potensi penyebaran api ke area lain di TPA Randukuning.

Reporter: Rendi Kusuma
Sumber: jateng.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top