IHSG Dibuka Naik 0,15% ke 6.544, Pasar Cermati Menkeu Baru

Penulis: Rendi Kusuma  •  Selasa, 15 September 2026 | 09:47:31 WIB
IHSG dibuka naik 0,15% ke level 6.544 pada perdagangan hari ini.

JAWA TENGAH — Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak sideways hari ini dengan rentang teknikal 6.400–6.600. Rebound tipis ini terjadi setelah IHSG ditutup melemah 0,10% pada Senin, meski sempat tertekan ke 6.371 di intraday.

Suahasil Nazara Dilantik, Pasar Tunggu Arah Fiskal

Faktor domestik yang paling disorot pelaku pasar adalah pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto. Pasar menanti apakah arah disiplin fiskal pemerintah tetap terjaga di bawah batas defisit 3% APBN.

"Pergantian pos Menteri Keuangan ini diharapkan akan lebih menjaga kredibilitas dan disiplin fiskal. Sehingga menjaga defisit APBN tetap aman di bawah batas tiga persen," ujar Tim Analis Phintraco Sekuritas.

Pengalaman Suahasil sebagai Wakil Menteri Keuangan dinilai mendukung proses transisi kebijakan. Pemahaman terhadap postur anggaran dianggap penting agar pelaksanaan kebijakan fiskal tidak tersendat di awal periode.

Yang Ditunggu Investor dari Menkeu Baru

Phintraco menyebut ekspektasi utama investor bukan pada sosoknya, melainkan pada konsistensi kebijakan yang akan dijalankan. Kepercayaan pasar menjadi kunci untuk menarik modal asing kembali masuk.

"Investor berharap kredibilitas dan konsistensi fiskal dari Menteri baru ini. Sehingga dapat mengembalikan kepercayaan investor domestik dan global terhadap ekonomi makro dan pasar keuangan Indonesia," kata mereka.

Aliran modal asing yang kembali masuk berpotensi memperkuat rupiah, menjaga stabilitas imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN), dan menopang IHSG. Namun Phintraco mengingatkan dampak jangka pendek pergantian Menkeu cenderung fluktuatif.

"Bagi bursa saham, dampak pergantian Menkeu dalam jangka pendek diperkirakan cenderung fluktuatif. Sedangkan jangka panjang, investor menantikan realisasi kebijakan yang diterapkan oleh Menteri Keuangan yang baru," ujar mereka.

Sentimen Global Masih Jadi Beban

Dari eksternal, indeks utama Wall Street ditutup melemah pada Senin. Pelaku pasar masih mencermati arah suku bunga The Fed yang diperkirakan naik bulan ini, sehingga pergerakan IHSG hari ini diprediksi terbatas.

Investor akan memantau dua hal sekaligus: perkembangan kebijakan fiskal domestik pasca-pelantikan Menkeu, serta sinyal dari pasar global menjelang keputusan The Fed. Kombinasi keduanya menentukan apakah penguatan pagi ini berlanjut hingga penutupan.

Investasi mengandung risiko.

Reporter: Rendi Kusuma
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top