Lawang Sewu Semarang Jadi Destinasi Heritage, 1,6 Juta Pengunjung Sejak 2024

Penulis: Surya Dinata  •  Selasa, 15 September 2026 | 17:31:01 WIB
Pengunjung beraktivitas di kawasan Lawang Sewu, Semarang, Jawa Tengah.

JAWA TENGAH — Bangunan yang mulai dibangun pada 1904 dan rampung 1907 itu kini menjadi salah satu destinasi wisata heritage andalan Kota Semarang. Letaknya di kawasan Tugu Muda, mudah dijangkau dari pusat kota maupun dari dua stasiun utama Semarang, yakni Semarang Poncol dan Semarang Tawang.

Jejak Perkeretaapian di Balik Bangunan Lawang Sewu

Lawang Sewu dahulu merupakan kantor pusat NIS, perusahaan kereta api swasta era Kolonial Belanda. Dari bangunan inilah sejarah perjalanan kereta api Indonesia dan perkembangan Kota Semarang saling terkait.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan Lawang Sewu menyimpan sejarah perjalanan perkeretaapian yang berkaitan dengan perkembangan Kota Semarang.

"Perjalanan kereta api memiliki hubungan erat dengan perkembangan berbagai kota di Indonesia, termasuk Semarang. Lawang Sewu menjadi salah satu peninggalan yang menyimpan cerita perjalanan perkeretaapian dari masa lalu hingga saat ini," ujarnya.

Nama Lawang Sewu sendiri berasal dari karakter arsitekturnya yang memiliki banyak pintu dan jendela. Bangunan ini menyajikan koleksi, informasi, dan ruang edukasi bagi pengunjung yang ingin mengenal sejarah perkeretaapian lebih dalam.

Jumlah Kunjungan Lawang Sewu Terus Bertambah

Pihak Lawang Sewu mencatat 639.091 pengunjung sepanjang 2024. Angka itu turun menjadi 620.550 pengunjung sepanjang 2025.

Pada Januari-Agustus 2026, kunjungan kembali menembus 376.997 orang. Jumlah ini sudah lebih dari setengah total kunjungan sepanjang 2025, menandakan minat wisatawan yang tetap tinggi menjelang akhir tahun.

Secara kumulatif, Lawang Sewu menerima 1.636.638 pengunjung sejak 2024 hingga Agustus 2026.

Sejalan dengan Mobilitas Penumpang Kereta Api

Lonjakan kunjungan Lawang Sewu berjalan berdampingan dengan tingginya mobilitas penumpang kereta api di Semarang. Lebih dari 3,1 juta pelanggan tercatat di dua stasiun utama kota ini pada periode yang sama.

KAI melihat keberadaan destinasi heritage tersebut sebagai bagian dari perjalanan masyarakat saat mengunjungi Kota Semarang. Banyak penumpang yang turun di Semarang Poncol maupun Semarang Tawang langsung merasakan aura bangunan cagar budaya di stasiun tersebut.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Semarang mencatat 7.345.373 wisatawan sepanjang 2024. Rinciannya, 7.321.077 wisatawan nusantara dan 24.296 wisatawan mancanegara.

Tips Berkunjung ke Lawang Sewu

Lawang Sewu menjadi pilihan berwisata masyarakat saat akhir pekan, terutama untuk menikmati suasana sejarah sekaligus mengenal perjalanan panjang perkeretaapian Indonesia.

Bagi traveler yang datang dari luar kota, rute paling praktis adalah turun di Stasiun Semarang Tawang atau Semarang Poncol, lalu melanjutkan perjalanan singkat ke kawasan Tugu Muda. Informasi terkini soal jam buka dan harga tiket dapat dikonfirmasi langsung ke pengelola Lawang Sewu atau dinas pariwisata setempat.

Luangkan waktu sekitar satu hingga dua jam untuk menyusuri bangunan, melihat koleksi, dan menyerap cerita sejarahnya. Datang pada pagi hari atau hari kerja bisa jadi pilihan jika ingin suasana lebih tenang tanpa keramaian akhir pekan.

Reporter: Surya Dinata
Sumber: kabarpenumpang.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top