TEGAL — Kepala SMK Ma'arif NU 03 Larangan Brebes, Ahmad Jahidi, menyatakan pelatihan ini dirancang membekali siswa dengan keterampilan memanfaatkan media digital secara positif dan produktif. Kegiatan berlangsung di kantor media harian Radar Tegal dengan melibatkan guru dan siswa sekolah tersebut.
Menurut Jahidi, siswa tidak cukup hanya mampu menggunakan teknologi. Mereka juga perlu bijak menyaring informasi dan mahir berkomunikasi di ruang publik.
"Di era digital saat ini, siswa tidak hanya dituntut mampu menggunakan teknologi, tetapi juga harus bijak dalam menyaring informasi serta mahir dalam berkomunikasi. Melalui pelatihan ini, kami ingin meningkatkan wawasan siswa dalam literasi digital, keterampilan komunikasi, serta pemanfaatan media sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan diri," ujarnya.
Pihak sekolah menilai Radar Tegal sebagai salah satu media terkemuka di wilayah Tegal dan Brebes memiliki kapasitas serta pengalaman yang relevan untuk menjadi mitra edukasi bagi para siswa.
Pelatihan ini diharapkan memberi gambaran langsung soal jurnalistik, pengelolaan media digital, dan etika berkomunikasi di ruang publik. Materi disusun agar siswa memahami alur kerja media, bukan sekadar teori di kelas.
SMK Ma'arif NU 03 Larangan merupakan sekolah vokasi di Kabupaten Brebes. Kolaborasi dengan industri media dinilai dapat memberi dampak berkelanjutan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia muda di daerah itu.
Sekolah berharap Radar Tegal berkenan memberikan dukungan dan memfasilitasi pelatihan lanjutan. Kerja sama ini dipandang sebagai langkah awal yang bisa berlanjut dan bermanfaat nyata bagi dunia pendidikan.
"Kami berharap Radar Tegal berkenan memberikan dukungan dan memfasilitasi pelatihan ini. Semoga kerja sama ini menjadi langkah awal yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan serta generasi penerus bangsa," pungkasnya.
Pelatihan menyasar keterampilan praktis di luar kurikulum formal. Siswa dilatih mengelola media digital, termasuk mading digital, serta memahami etika komunikasi di ruang publik.
Kegiatan berlangsung di Kantor Radar Tegal, Kamis (17/9), dengan diikuti guru dan siswa SMK Ma'arif NU 03 Larangan. Sekolah menilai kemampuan literasi media dan komunikasi efektif menjadi kebutuhan krusial generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.