SLAWI — Proses seleksi jabatan eselon II di Pemkab Tegal sudah berjalan sejak Agustus 2026. Dari 29 pendaftar yang masuk ke lima posisi, 24 orang dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya.
Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Tegal, Tri Prio Laksono, menyampaikan bahwa uji gagasan tertulis telah digelar di Universitas Bhamada Slawi pada 14 September 2026. Tahap lisan menyusul awal Oktober mendatang.
Kelima jabatan yang dilelang mencakup posisi strategis di lingkungan Pemkab Tegal, mulai dari dinas teknis hingga badan pengelola kepegawaian. Berikut rincian formasinya:
Formasi Kepala DPUPR diikuti dua nama, yakni Nanang Wahyu Pribadi yang kini menjabat Sekretaris Dinas PMPTSP Kabupaten Tegal, serta M Afifudin, Sekretaris BPBD Kabupaten Tegal.
Persaingan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan lebih ramai dengan lima peserta. Mereka adalah Ahmad Ropi'i (Kepala SMPN 1 Talang), Ahmad Mukhtamirin (Kepala SMPN 2 Slawi), Muhajirin (Kepala SMPN 2 Adiwerna), Darsono (Kepala SDN 04 Suradadi), dan Trianto Budiatmoko dari Inspektorat Kabupaten Tegal.
Dua formasi mencatat jumlah peminat terbanyak. Untuk Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, ada tujuh nama yang bersaing, termasuk Camat Dukuhwaru Muhammad Aksan, Camat Slawi Sularso Bekti Raharjo, serta sejumlah pejabat dari Bapenda, Dinsos, dan Inspektorat.
Formasi Kepala BKPSDM juga diikuti tujuh peserta. Beberapa di antaranya berasal dari internal badan tersebut, seperti Agus Triono, Tri Prio Laksono, dan Siti Safuroh, ditambah Mohammad Riccio Trozzi Beta dari Bapenda.
Formasi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian memperoleh enam peserta, antara lain Endo Nor Susilo (Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tegal), Erlin Trisnawati (Camat Margasari), dan Widi Harsono (Sekcam Pagerbarang).
Sejumlah nama tercatat mendaftar di lebih dari satu formasi, sehingga panitia menilai masing-masing peserta secara terpisah sesuai posisi yang dilamar.
Usai uji gagasan lisan, tim panitia seleksi akan mengakumulasi nilai setiap peserta. Hanya tiga nama dengan skor tertinggi di masing-masing formasi yang berhak diajukan kepada Bupati Tegal untuk dipilih.
"Uji gagasan tertulis telah dilaksanakan para peserta di Universitas Bhamada Slawi pada 14 September 2026," kata Tri Prio Laksono.
Ia menambahkan bahwa pengumuman peserta yang lolos diperkirakan keluar pada akhir Oktober 2026. Sampai tahap itu, belum ada nama yang bisa dipastikan mengisi kursi eselon II di lingkungan Pemkab Tegal.