3 Poin Kesepakatan Perguruan Silat Wonogiri Jelang Parapatan Luhur PSHT 25 September 2026

Penulis: Qodri Anwar  •  Kamis, 24 September 2026 | 07:16:31 WIB
Ketua IPSI Wonogiri Weda Hendragiri berbicara dalam silaturahmi pengurus perguruan silat se-Wonogiri di Polres Wonogiri, Rabu (23/9/2026).

WONOGIRI — Ketua IPSI Kabupaten Wonogiri Weda Hendragiri menegaskan seluruh perguruan silat di wilayahnya berkomitmen menjaga kondusivitas dan tidak mudah terseret persoalan dari luar daerah. Pernyataan itu disampaikan dalam silaturahmi pengurus perguruan silat se-Wonogiri bersama Polres Wonogiri, Pemkab Wonogiri, dan IPSI.

Pertemuan berlangsung di Ruang Sanika Satyawada Polres Wonogiri pada Rabu (23/9/2026). Agenda ini digelar menjelang Parapatan Luhur PSHT yang dijadwalkan 25 September 2026. Forum tersebut menjadi ruang komunikasi antarpengurus perguruan silat untuk menjaga hubungan tetap solid.

Apa Isi Kesepakatan Perguruan Silat Wonogiri?

Weda Hendragiri menyebut seluruh perguruan silat di Wonogiri telah memiliki kesadaran bersama untuk menjaga situasi tetap kondusif. Berbagai kejadian pada masa lalu dijadikan bahan evaluasi agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.

"Kita tentunya bersama seluruh perguruan silat di Wonogiri telah berkomitmen agar tetap kondusif dan tidak terpengaruh oleh kegiatan lain di luar wilayah Kabupaten Wonogiri," kata Weda.

Para peserta pertemuan juga sepakat untuk tidak mudah terprovokasi informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan. Komunikasi dan persaudaraan antarperguruan menjadi pendekatan utama yang disepakati dalam forum tersebut.

Mengapa IPSI Menilai Komunikasi Lintas Perguruan Krusial?

IPSI menaungi berbagai perguruan pencak silat yang berkembang di Kabupaten Wonogiri. Komunikasi antarpengurus dinilai menjadi salah satu kunci untuk menjaga hubungan antarperguruan tetap berjalan baik.

Weda menegaskan seluruh perguruan memiliki kepentingan yang sama untuk menjaga daerah tetap aman. Menjelang agenda Parapatan Luhur PSHT, komunikasi lintas perguruan menjadi bagian penting dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Polres Wonogiri Minta Perguruan Silat Jadi Mitra Polri

Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim mengajak seluruh perguruan silat menjadikan kepolisian sebagai mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Keamanan di Kabupaten Wonogiri perlu kita jaga dan pertahankan agar tidak terjadi konflik sosial. Berkat sinergitas seluruh elemen masyarakat, situasi yang ada dapat kita lalui dan berjalan kondusif," kata Haris.

Kapolres berharap keberadaan perguruan silat tidak hanya menjadi bagian dari pembinaan olahraga dan prestasi. Menurutnya, perguruan silat juga perlu ikut mengambil peran dalam menjaga keamanan lingkungan.

"Semoga perguruan silat menjadi mitra Polri dan berkomitmen untuk menjaga keamanan di Kabupaten Wonogiri," ujarnya.

Langkah Lanjutan Polres Wonogiri

Polres Wonogiri akan meningkatkan koordinasi dan pemantauan bersama pengurus perguruan silat. Perkembangan informasi di media sosial juga menjadi bagian yang diperhatikan untuk mengantisipasi penyebaran provokasi.

Pertemuan tersebut dihadiri jajaran PJU dan Kapolsek Polres Wonogiri, Ketua IPSI Wonogiri, serta para ketua dan perwakilan berbagai perguruan silat di Kabupaten Wonogiri.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: joglosemarnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top