KUDUS — Relawan Pro Purbaya menapakkan kaki di Kabupaten Kudus dengan membentuk wadah koordinasi daerah. Kelompok simpatisan ini menyatakan diri sebagai kendaraan politik bagi Purbaya Yudhi Sadewa yang tengah diproyeksikan maju dalam kontestasi pemilihan presiden mendatang.
Muhammad Sidik Karim, Koordinator Wilayah Jawa Tengah Relawan Pro Purbaya, menjelaskan bahwa jaringan ini dibangun untuk menampung masyarakat yang sepaham soal sosok Purbaya. Wadah tersebut berfungsi sebagai saluran komunikasi sekaligus penggalangan simpatisan di berbagai daerah.
"Intinya kami menggalang para simpatisan Pak Purbaya. Harapannya bisa menjadikan Pak Purbaya sebagai presiden mendatang," kata Sidik.
Dukungan itu muncul karena relawan menilai Purbaya punya pengalaman dan gagasan yang layak dipertimbangkan untuk kepemimpinan nasional. Sidik menyebut, relawan berharap Purbaya membawa pembenahan pemerintahan dan pembangunan yang berorientasi pada masyarakat.
"Wajar kalau kami siap untuk mencalonkan Pak Purbaya menjadi presiden mendatang. Harapannya Indonesia bisa dibenahi menjadi lebih adil, makmur dan sejahtera," ujarnya.
Di tingkat kabupaten, kepengurusan masih dalam tahap pembentukan. Anaz Pram, Ketua Koordinator Daerah Kabupaten Kudus Relawan Pro Purbaya, mengaku belum menerima petunjuk teknis maupun arahan rinci soal program kerja yang harus dijalankan.
"Belum ada arahan yang jelas. Juknis juga belum turun. Saat ini kami baru diarahkan untuk merekrut anggota yang sepaham," kata Anaz.
Karena itu, kegiatan relawan di Kudus untuk sementara difokuskan pada pengenalan jaringan dan menghimpun anggota. Rekrutmen menyasar warga yang memiliki kesamaan pandangan dan bersedia bergabung dalam wadah tersebut.
Anaz menambahkan, pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari struktur organisasi di tingkat atas. Arahan itu mencakup pola kerja, agenda kegiatan, serta bentuk konsolidasi yang akan dilakukan ke depan.
"Untuk sementara kami fokus merekrut anggota yang sepaham. Kalau juknis dan arahan sudah turun, baru akan kami tindak lanjuti dengan program berikutnya," pungkasnya.
Pembentukan jaringan Relawan Pro Purbaya di Kudus berlangsung di tengah munculnya nama Purbaya Yudhi Sadewa dalam pembicaraan mengenai figur potensial untuk Pilpres 2029. Sejumlah pemberitaan dan survei pada 2026 mulai mencatat namanya dalam pemetaan tokoh yang diperbincangkan untuk kontestasi tersebut.
Sidik menyatakan relawan akan terus melakukan komunikasi dan konsolidasi untuk memperluas jaringan. Anaz menegaskan pihaknya akan mengikuti arahan organisasi setelah petunjuk teknis resmi diterima.