JAWA TENGAH — Emil Audero menegaskan ambisi membawa Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Kiper berdarah Italia itu mengaku keputusannya membela Garuda sejak 2025 menjadi pilihan yang tidak disesalinya.
Penjaga gawang yang kini memperkuat Rayo Vallecano itu menilai pengalaman bersama skuad Garuda memberi banyak pelajaran, baik secara pribadi maupun sebagai pesepakbola profesional. Audero mengaku sangat senang dengan keputusan membela Indonesia sejak 2025.
Pemain kelahiran Indonesia dengan ibu berkebangsaan Italia itu awalnya mendapat panggilan tim nasional saat masih membela Inter Milan. Ia sempat menolak karena persoalan keluarga sebelum akhirnya menerima kesempatan tersebut pada 2025.
Antusiasme suporter Indonesia menjadi salah satu hal yang paling membekas bagi Audero. Besarnya dukungan bahkan memaksa tim mengganti hotel menjelang final FIFA ASEAN Cup karena banyak penggemar yang meminta foto dan tanda tangan.
"Saya sering kesulitan menjelaskan semangat mereka. Kami harus pindah hotel karena terlalu banyak orang yang menghampiri kami untuk meminta foto dan tanda tangan," ujar Audero dikutip dari Gianlucadimarzio.
Audero mengungkapkan alasan di balik penolakan awal tersebut. Ia mengaku saat itu tengah mencari pengalaman baru dan ingin melihat sepak bola di luar Eropa.
"Saya tidak menerimanya karena masalah keluarga. Kemudian saya ingin mencoba pengalaman baru dan melihat sepak bola di luar Eropa," kata Audero.
Setahun setelah memilih Indonesia, kiper tersebut menegaskan tidak menyesali keputusannya. Menurutnya, pengalaman bersama tim nasional memberi banyak hal berharga.
"Saya sangat senang dengan pilihan yang saya buat. Pengalaman seperti ini memberi banyak hal, baik secara pribadi maupun dalam hal sepak bola," tutur Audero.
Audero berharap sepak bola Indonesia terus berkembang melalui pembinaan usia muda berjenjang. Ia menilai Indonesia memiliki potensi besar, terutama dengan dukungan masif dari masyarakat.
"Dalam 10 tahun, saya ingin melihat Indonesia menjadi tim nasional yang bisa merepotkan negara-negara Eropa," ujar Audero.
Selain membidik prestasi bersama Indonesia, Audero mencatat sejarah di level klub. Setelah bergabung dengan Rayo Vallecano dari Como pada akhir bursa transfer musim panas, ia menjadi pemain Indonesia pertama yang tampil di Liga Spanyol.
"Saya adalah pemain Indonesia pertama yang bermain di liga ini. Ini merupakan pengalaman baru dan karenanya sangat berarti," tutur Audero.
Kini, Audero berharap bisa mewujudkan impian terbesarnya, yakni tampil di Piala Dunia bersama Timnas Indonesia.
"Bermain di Piala Dunia bersama Indonesia adalah sesuatu yang unik," kata Audero.