160 Wartawan dari 54 Media Berebut Tiket Semifinal KBAM 2026 Zona Tengah di Semarang

Penulis: Qodri Anwar  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:47:01 WIB
Wartawan peserta KBAM 2026 Zona Tengah bertanding pada babak perempat final di Semarang.

SEMARANG — Perempat final KBAM 2026 Zona Tengah menyisakan empat pasangan di setiap kategori kelompok usia. Sejumlah pertemuan semifinal diprediksi berjalan ketat, terutama di kategori KU 46 tahun ke atas yang mempertemukan kembali dua pasangan finalis 2025.

Juara Bertahan KU 46 Tahun ke Atas Tak Terbendung

Aman Ariyanto/Agus Supriyanto melaju mulus ke empat besar setelah menaklukkan Nurul Wahid/Rinto Wicaksono (Jatengnetwork) dengan skor 21-7, 21-9. Pasangan juara bertahan itu nyaris tidak menemui hambatan berarti sepanjang laga.

Di semifinal, mereka akan berhadapan dengan Erwin Ardian (Tribun Jateng)/Franky Yulianto (Prosekutor). Erwin/Franky mengamankan tiket setelah menumbangkan Supardi/Yudi Ratmoko (eks TVRI) dengan skor identik 21-7, 21-7.

Pertemuan kedua pasangan menjadi ajang pembalasan bagi Erwin/Franky yang tumbang dari Aman/Agus di perempat final KBAM 2025.

"Pada momen kali ini, saatnya kami revans!" tegas Franky penuh optimisme.

Berkah/Budi Melaju Setelah Duel Ketat

Tiket semifinal lainnya di kategori yang sama menjadi milik Berkah Yuliarto/Budi SP (Suarabaru.id). Mereka harus bekerja keras menundukkan Agus Toto Widyatmoko/Edy Muspriyanto (Suara Merdeka) dengan skor 22-20, 21-18.

Langkah Berkah/Budi berikutnya tidak mudah. Unggulan kedua Sigit Budi Riyanto (Semarangstraight)/Yusri (TVRI) menanti di semifinal untuk memperebutkan tempat di partai puncak.

Duel Dua Mantan Ketua Siwo PWI Jateng Berlangsung Tiga Gim

Di kategori KU 36–45 tahun, unggulan teratas Azis/Fentri SU (TVRI Jawa Tengah) tampil impresif dengan mengalahkan Hasan Achmad/Yuhan Perdana (Joglosemar) 21-8, 21-3. Azis/Fentri selanjutnya menghadapi Aji Mahendra (Jatengtoday)/Sigit Hermawan (Jatengpos) yang menundukkan Ali Mahmudi (Radar Kudus)/Musyafa (Radio R2B) 21-4, 21-19.

Laga paling menyita perhatian tersaji saat Darjo Soyat/Iwan JP (Suara Merdeka) berjumpa unggulan 3/4 Bowo Wiranto (RRI Semarang)/Sigit Pramono (Suarabaru.id). Duel dua mantan Ketua Siwo PWI tersebut berlangsung tiga gim.

Setelah kehilangan gim pertama 14-21, Darjo/Iwan bangkit dan merebut dua gim berikutnya, 21-16 dan 21-17. Di semifinal, mereka akan menghadapi Agus Heriyanto/Andi Setyawan (RRI Semarang) yang melaju setelah mengalahkan Bambang P/Leo Chandra (TVRI) dengan skor telak 21-2, 21-5.

Kategori Termuda: Unggulan Kedua Belum Tersentuh

Di kelompok usia termuda, unggulan kedua Bangkit Nurullah/Muhammad Nurois (Joglosemar) melangkah ke semifinal setelah mengatasi Habib F/Muhamad Chabib (MTA) 21-12, 21-15. Bangkit/Nurois akan menghadapi Ajityo Dessaptian/Enggar Harimurti (Bloraupdate) yang harus melewati tiga gim sebelum menyingkirkan lawannya 24-22, 12-21, 21-18.

Dua pasangan lain yang turut mengamankan tempat di empat besar adalah Ndaru/Yudi (TVRI) serta Arif Fakhrian (Radar Kudus)/Dian Tega (Radar Blora).

Basri Yusuf: KBAM Bukan Sekadar Kompetisi

KBAM 2026 Zona Tengah diikuti 160 peserta dari 54 media. Kejuaraan dibuka Ketua Umum Pengprov PBSI Jawa Tengah Basri Yusuf, dihadiri Kepala Dispora Jawa Tengah Aria Chandra Destianto, Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana, perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation Bayu Suryanto, Koordinator KBAM Daryadi, dan Ketua Panitia Pelaksana Zona Tengah Darjo Soyat.

Basri menegaskan kejuaraan ini memiliki makna lebih luas daripada sekadar perebutan gelar juara.

"Kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi. Ada nilai yang jauh lebih penting, yakni silaturahmi dan kebersamaan. Saya berharap rekan-rekan wartawan terus terpacu menggelorakan semangat sportivitas," ujar Basri.

Aria Chandra Destianto menilai konsistensi Djarum Foundation memfasilitasi kegiatan olahraga bagi insan pers memberi manfaat positif di tengah padatnya aktivitas jurnalistik.

"Tugas wartawan dituntut serba cepat. Lapangan bulutangkis adalah tempat terbaik untuk melepas kejenuhan tanpa kehilangan semangat kompetisi. Ketika wartawan sehat dan bugar, karya jurnalistik yang dihasilkan pun akan semakin berkualitas," jelas Aria.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: jatengnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top