7 Film Bioskop Akhir Oktober 2026, dari Laut Bercerita hingga BTS

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16:02 WIB
Poster film Laut Bercerita, adaptasi novel Leila S. Chudori, menjadi salah satu dari tujuh film yang tayang di bioskop akhir Oktober 2026.

JAWA TENGAH — Bioskop Indonesia menyiapkan tujuh pilihan tontonan di penghujung Oktober 2026, mulai dari drama adaptasi novel hingga horor dan laga internasional. Deretan judulnya mencakup Laut Bercerita, The Doll Ghawiah, The Intern versi Korea, Clayface, Whalefall, Street Fighter, plus penayangan konser BTS World Tour ARIRANG. Penonton disarankan mengecek ulang jadwal dan ketersediaan tiket di bioskop masing-masing sebelum berangkat.

Penghujung Oktober 2026 memberi penonton Indonesia cukup banyak opsi di layar lebar. Drama Indonesia, horor, thriller, film laga internasional, sampai pertunjukan musik lewat layar bioskop tersedia dalam satu periode yang sama. Tujuh judul berikut bisa jadi bahan pertimbangan sebelum memutuskan tontonan akhir bulan.

1. Laut Bercerita

Film Laut Bercerita mengadaptasi novel karya Leila S. Chudori. Ceritanya berpusat pada Biru Laut, mahasiswa yang bergabung dengan kelompok studi Winatra dan memperjuangkan kebebasan berekspresi di tengah situasi politik yang menegangkan.

Perjuangan itu berujung konsekuensi berat. Pada suatu malam, Laut dan sejumlah kawannya menghilang tanpa kabar, sementara keluarga serta sahabat mereka berusaha mencari jawaban. Drama ini menyoroti persahabatan, perjuangan, dan ingatan terhadap orang-orang yang hilang.

2. The Doll Ghawiah

Pencinta horor bisa mempertimbangkan The Doll Ghawiah. Kisahnya mengikuti sebuah keluarga yang pindah dari Jakarta ke Bandung untuk memulai kehidupan baru, sebelum harapan mereka berubah menjadi pengalaman mencekam.

Sumber terornya adalah sosok arwah anak perempuan bersama boneka kesayangannya. Latar Bandung membuat film ini cukup relevan bagi penonton Jawa Barat, terutama yang menyukai misteri supranatural dan boneka menyeramkan.

3. The Intern Versi Korea Selatan

The Intern menawarkan cerita tentang perbedaan generasi di dunia kerja. Film ini mempertemukan Gi Ho, pekerja senior dengan pengalaman puluhan tahun, dan Sun Woo, CEO muda yang mengembangkan bisnis fesyen.

Cara pandang keduanya bertolak belakang. Gi Ho mengandalkan pengalaman, sedangkan Sun Woo menghadapi tuntutan bisnis modern yang bergerak cepat. Hubungan mereka berkembang menjadi proses saling memahami, dengan perbedaan usia dan pengalaman sebagai bagian penting dari perjalanan itu.

4. Clayface

Penggemar komik DC dapat menantikan Clayface, yang mengangkat salah satu karakter ikonis dari semesta tersebut. Cerita berpusat pada Matt Hagen, aktor yang mengalami perubahan mengerikan setelah wajahnya rusak.

Upaya Hagen memulihkan diri lewat eksperimen ilmiah justru mengubah tubuhnya menjadi zat menyerupai tanah liat. Alih-alih pertarungan superhero melawan penjahat, film ini memadukan horor, thriller, dan drama karakter tentang perubahan tubuh serta tragedi seorang manusia.

5. Whalefall

Bagi penonton yang menyukai tema bertahan hidup, Whalefall menyajikan premis ekstrem. Jay Gardiner menyelam di lepas pantai California untuk mencari jenazah ayahnya, tetapi pencarian itu berubah jadi mimpi buruk ketika seekor paus raksasa menelannya.

Jay terjebak di dalam tubuh paus dengan persediaan oksigen yang terus menipis. Situasi tersebut menguji keberanian, kecerdikan, dan naluri bertahan hidupnya sebelum waktu habis.

6. Street Fighter

Penggemar gim pertarungan mendapat adaptasi baru lewat Street Fighter. Film ini membawa karakter populer seperti Ryu, Ken Masters, dan Chun-Li ke dalam cerita penuh aksi.

Ryu dan Ken terlibat dalam turnamen World Warrior setelah Chun-Li merekrut mereka untuk menghadapi tantangan baru. Turnamen itu ternyata menyimpan konspirasi dan persoalan masa lalu yang memengaruhi perjalanan para petarung. Karakter ikonis dan pertarungan menjadi daya tarik utamanya.

7. BTS World Tour ARIRANG

Penggemar musik Korea juga punya jadwal sendiri. Konser BTS World Tour ARIRANG tayang di bioskop, memberi penonton Indonesia kesempatan menikmati pertunjukan grup tersebut lewat layar lebar tanpa harus terbang ke luar negeri.

Ketujuh judul itu menempati ceruk penonton yang berbeda, dari penggemar sastra sampai penonton yang datang khusus untuk aksi dan horor. Jadwal tayang dan ketersediaan tiket tetap perlu dicek di bioskop masing-masing karena bisa berbeda antarjaringan.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: pasjabar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top