Gubernur Ahmad Luthfi Hadiri Pisah Sambut Pangdam IV/Diponegoro di Semarang, Soroti Pertumbuhan Ekonomi 5,8 Persen

Penulis: Surya Dinata  •  Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:16:01 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadiri acara pisah sambut Pangdam IV/Diponegoro di Balai Diponegoro, Semarang.

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan pesan itu dalam acara pisah sambut Pangdam IV/Diponegoro di Balai Diponegoro, Markas Kodam IV/Diponegoro, Semarang. Ia menilai sinergi yang selama ini terbangun harus tetap terjaga. Stabilitas keamanan, kata Luthfi, menjadi salah satu penopang investasi, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Luthfi, peran Kodam IV/Diponegoro tidak terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban. TNI juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan, memperkuat ketahanan pangan, membangun infrastruktur, hingga menangani bencana. Kolaborasi tersebut turut mendukung upaya menjaga kondusivitas wilayah yang dibutuhkan untuk menggerakkan perekonomian Jawa Tengah.

Pertumbuhan Ekonomi Jateng 5,8 Persen Jadi Rujukan Sinergi

Luthfi membeberkan capaian ekonomi daerah sebagai buah kolaborasi seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah disebut mencapai 5,8 persen, di atas rata-rata nasional. Angka kemiskinan juga turun menjadi 9,21 persen.

"Keamanan dan ketertiban adalah jaminan untuk menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Saat ini pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah sebesar 5,8 persen, di atas rata-rata nasional. Angka kemiskinan kita juga turun menjadi 9,21 persen. Itu semua berkat kolaborasi seluruh Forkopimda," kata Luthfi.

Program TMMD hingga Penanganan Bencana Jadi Wujud Kerja Bersama

Sejumlah program menjadi wujud kerja bersama TNI dan pemerintah daerah. Di antaranya percepatan pembangunan desa melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), penguatan ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, serta penanganan bencana. Bagi pemerintah daerah, keberlanjutan kolaborasi itu penting agar upaya pembangunan tidak berhenti pada program sektoral, tetapi berujung pada manfaat yang dirasakan masyarakat.

Apresiasi untuk Achiruddin Usai 15 Bulan Menjabat

Dalam kesempatan itu, Luthfi menyampaikan apresiasi kepada Achiruddin yang telah menjabat Pangdam IV/Diponegoro selama sekitar 15 bulan. Achiruddin selanjutnya mengemban tugas sebagai Wakil Asisten Teritorial Panglima TNI. Luthfi mengaku memiliki kedekatan dengan Achiruddin selama bekerja bersama dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan di Jawa Tengah.

"Atas nama masyarakat Jawa Tengah, saya merasa kehilangan. Namun, pintu Jawa Tengah selalu terbuka untuk Pak Achiruddin karena kita punya sejarah selama setahun lebih bersama," ujarnya.

Ia berharap pengalaman dan hubungan kerja yang telah terbangun selama ini tetap menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara TNI dan pemerintah daerah. Kepada Pangdam yang baru, Mayjen TNI Sudaryanto, Luthfi menyampaikan sambutan sekaligus harapan agar kolaborasi lintas sektor terus diperkuat.

"Selamat datang di Jawa Tengah, Pak Sudaryanto. Jawa Tengah itu adem ayem. Kita akan lanjutkan lagi kegiatan-kegiatan bersama yang akan datang," kata Luthfi.

Achiruddin Sebut Capaian Tak Lepas dari Dukungan Forkopimda

Achiruddin menyebut berbagai capaian selama masa kepemimpinannya di Kodam IV/Diponegoro tidak terlepas dari dukungan Gubernur Ahmad Luthfi, jajaran Forkopimda, masyarakat, serta prajurit Kodam IV/Diponegoro. Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama sekitar 15 bulan.

"Lima belas bulan bukan waktu yang singkat, bukan juga waktu yang panjang. Terima kasih. Kalau tidak ada dukungan dan asistensi dari Gubernur dan semuanya, apa yang saya bikin, bangun, dan kembangkan di Kodam IV/Diponegoro tadi tidak akan terwujud," ujar Achiruddin.

Reporter: Surya Dinata
Sumber: epurworejo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top