Pemkab Pemalang Anggarkan Rp2 Miliar untuk 1.650 Guru Ngaji, Siapkan 6 Mobil Operasional Pesantren

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:16:31 WIB
Bupati Pemalang hadir dalam peringatan Hari Santri Nasional ke-11 yang menjadi forum pemaparan program bantuan keagamaan tahun anggaran berikutnya.

PEMALANG — Setiap guru ngaji penerima bantuan pada 2026 memperoleh Rp1,2 juta. Pemkab Pemalang juga tetap mengalokasikan bantuan bagi 1.000 marbot dengan nilai Rp1 juta per orang, sehingga total anggaran yang disiapkan mencapai Rp1 miliar, sama seperti tahun sebelumnya.

Nurkholes menyampaikan dukungan terhadap pesantren penting untuk melahirkan generasi yang tidak hanya memahami ajaran agama, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai kejujuran, amanah, kepedulian, dan pengabdian dalam kehidupan sehari-hari.

"Oleh karena itu, kita harus terus mendukung pesantren agar melahirkan generasi yang tidak hanya memahami agama, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya melalui kejujuran, amanah, kepedulian, dan pengabdian nyata," kata Nurkholes.

Hibah Mobil Pesantren: 8 Unit pada 2025, 6 Unit Disiapkan untuk 2026

Pemkab Pemalang telah memberikan hibah delapan unit mobil untuk pondok pesantren pada 2025. Pada 2026, disiapkan kembali enam unit mobil yang direncanakan diserahkan pada upacara peringatan Hari Santri Nasional.

Bantuan kendaraan operasional itu menyusul alokasi serupa tahun lalu, dengan jumlah unit yang tahun ini dikurangi dari delapan menjadi enam.

Anggaran Guru Ngaji Turun, Jumlah Penerima Ikut Berkurang

Pada 2025, bantuan guru ngaji diberikan kepada 3.675 orang dengan total anggaran sekitar Rp4,5 miliar. Alokasi 2026 menyusut menjadi 1.650 penerima dengan pagu sekitar Rp2 miliar.

Nilai bantuan per penerima tetap Rp1,2 juta, sama seperti tahun sebelumnya. Penurunan terjadi pada jumlah orang yang dijangkau, bukan pada besaran per orang.

Jaminan Sosial untuk 7.687 Pekerja Rentan pada 2026

Selain bidang keagamaan, Pemkab Pemalang memberikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Pada 2025, pemerintah daerah mendanai perlindungan bagi 19.242 pekerja rentan.

Rinciannya, 12.397 pekerja dibiayai melalui APBD murni dan 6.845 pekerja melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Pada 2026, pendanaan dialokasikan bagi 7.687 pekerja rentan, terdiri atas 4.860 pekerja melalui APBD murni dan 2.827 pekerja melalui DBHCHT.

Harapan di Balik Pengajian Hari Santri

Nurkholes berharap pengajian umum menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, mempererat persaudaraan, dan memperkuat kepedulian sosial.

Peringatan Hari Santri Nasional ke-11 tahun ini menjadi forum pertama Pemkab Pemalang memaparkan rincian program bantuan keagamaan untuk tahun anggaran berikutnya.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: radartegal.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top