PEKALONGAN — Sukirman menilai Barakuda punya pendekatan yang jarang dipakai paguyuban lain: memusatkan seluruh kegiatan pada satu wilayah kecamatan. Menurutnya, fokus tunggal itu membuat program lebih terukur dan bisa ditiru kelompok masyarakat di kecamatan lain.
Sejumlah persoalan jadi perhatian Barakuda, antara lain penataan usaha mikro, kecil, dan menengah di kawasan Gemek, Kedungwuni, keamanan lingkungan, serta kenakalan remaja. Plt Bupati juga mengapresiasi edukasi yang diberikan paguyuban itu kepada anak dan remaja soal perilaku menyimpang.
Sukirman menyebut model kerja yang menyempit di satu kecamatan sebagai terobosan yang langka. Dengan cakupan sempit, kata dia, persoalan warga bisa ditangani lebih rinci dan tidak tercecer.
"Ini satu terobosan yang saya kira sangat strategis dan sangat langka juga, karena hanya fokus kepada satu kecamatan. Itu sebenarnya bisa menjadi role model atau inspirasi bagi kecamatan-kecamatan lain," ujarnya di rumah dinas Wakil Bupati Pekalongan, Selasa (20/10/2026).
Meski baru terbentuk sekitar tiga bulan, Barakuda dinilai sudah punya sejumlah gagasan dan agenda strategis. Legalitas kelembagaannya juga lengkap, sehingga Pemkab Pekalongan bisa langsung membangun kerja sama formal.
Bentuk dukungan yang disiapkan pemerintah daerah mencakup pelatihan penanggulangan bencana bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Fasilitasi itu diarahkan untuk meningkatkan kapasitas organisasi, memperluas kegiatan operasional, dan menambah jumlah kader Barakuda.
Sukirman juga menyambut gagasan pendampingan UMKM di kawasan Gemek. Kegiatan ekonomi itu dinilai berpotensi memberi manfaat bagi anggota sekaligus menopang kegiatan sosial kemasyarakatan paguyuban.
"Saya berharap para anggota Barakuda ini tetap terus bergerak. Insyaallah, kalau kita bergerak, pasti akan ada dampaknya. Dampak yang positif. Kalau kita bergerak, pasti akan ada pemberdayaan di sana," katanya.
Ketua Umum Barakuda Nunung Dwi Nugroho menyampaikan pertemuan itu memberi arahan dan bimbingan bagi organisasinya dalam menjalankan program serta bersinergi dengan pemerintah daerah. Persoalan sampah menjadi salah satu topik yang dibahas karena masih jadi tantangan bagi warga Pekalongan dan sekitarnya.
Barakuda juga diarahkan ikut mendukung penataan lingkungan, keindahan wilayah, dan upaya penertiban lainnya. Nunung bersyukur Plt Bupati bersedia membina dan memberi kepercayaan kepada paguyuban itu untuk berkontribusi mendukung agenda pemerintah.
"Harapannya ke depan, saya mohon masyarakat bisa membantu bekerja sama dengan Barakuda untuk mendukung agenda-agenda pemerintah yang belum terlaksana. Karena pemerintah tidak mungkin melaksanakan semua itu sendiri," tuturnya.