Polda Jateng Gelar Operasi Patuh Candi 2026 Selama 14 Hari, Kecelakaan Januari-September Naik 28 Persen

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:15:31 WIB
Apel gelar pasukan Operasi Patuh Candi 2026 digelar di Lapangan Apel Mapolda Jateng, Senin (26/10/2026).

SEMARANG — Operasi Patuh Candi 2026 diawali apel gelar pasukan di Lapangan Apel Mapolda Jateng, Senin (26/10/2026), yang dipimpin Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Muhammad Aldian. Amanat Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan dibacakan Aldian dalam apel tersebut.

Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan operasi ini bukan bertujuan memperbanyak penindakan. Keberhasilan operasi diukur dari meningkatnya kesadaran kepatuhan dan keselamatan pengguna jalan.

"Operasi Patuh bukan ajang untuk memperbanyak tilang. Keberhasilan operasi diukur dari meningkatnya kesadaran kepatuhan dan keselamatan, bukan dari banyaknya penindakan," demikian amanat Kapolda yang dibacakan Aldian.

Pelanggaran yang Jadi Prioritas Penindakan

Penindakan difokuskan pada pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan dengan korban berat atau fatal. Penegakan hukum dilakukan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) maupun tilang manual secara selektif.

"Fokus kita adalah pelanggaran lalu lintas yang menyebabkan fatalitas korban kecelakaan yang berat. Kita memang mengedepankan penegakan hukum, tetapi dengan cara yang lebih persuasif," kata Aldian.

Selain pengendara kendaraan pribadi, polisi menyoroti kendaraan angkutan barang, terutama truk yang melintas di jalan tol. Lampu belakang yang tidak memadai saat malam hari serta truk yang melaju lambat di lajur kanan dinilai berpotensi memicu kecelakaan tabrak belakang.

Muatan Berlebih dan Truk ODOL Masih Jadi Perhatian

Penanganan kendaraan dengan muatan berlebih atau over dimension over loading (ODOL) juga menjadi perhatian dalam operasi ini. Penindakan dilakukan sesuai ketentuan dengan mempertimbangkan prioritas keselamatan pengguna jalan.

Menurut Aldian, Jawa Tengah merupakan jalur utama transportasi yang menghubungkan berbagai wilayah di Pulau Jawa. Kepatuhan pengemudi kendaraan pribadi maupun angkutan barang menjadi bagian penting dalam upaya menekan risiko kecelakaan.

Pendekatan Persuasif untuk Pelanggaran Administratif

Meski mengedepankan penegakan hukum, operasi tetap menerapkan pendekatan persuasif dan humanis. Pelanggaran administratif yang tidak secara langsung membahayakan keselamatan dapat ditangani secara persuasif sesuai situasi di lapangan, sedangkan pelanggaran berisiko tinggi menjadi prioritas penindakan.

Aldian menyebut keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari hasil penindakan selama 14 hari, tetapi juga dari perubahan perilaku pengguna jalan setelah operasi berakhir.

"Kita harapkan bukan hanya hasilnya, tetapi juga efek setelah operasi selesai. Ini menjadi kesadaran bagi pengguna jalan, baik di jalan tol maupun di jalan lainnya," ujarnya.

Bagian dari Persiapan Operasi Lilin Natal dan Tahun Baru

Pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 juga menjadi bagian dari persiapan kepolisian menjelang Operasi Lilin untuk pengamanan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Polda Jateng mengimbau pengguna jalan mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, memperhatikan kondisi kendaraan, dan menghormati pengguna jalan lainnya.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: javasatu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top