Sony WH-1000XM6 vs Apple AirPods Max 2: Headphone Premium ANC Mana yang Lebih Layak Dibeli?

Penulis: Surya Dinata  •  Minggu, 24 Mei 2026 | 00:44:01 WIB
Sony WH-1000XM6 hadir dengan desain ringan dan portabilitas tinggi untuk kenyamanan maksimal.

JAWA TENGAH — Dua raksasa audio, Sony dan Apple, kembali memanas di kelas headphone nirkabel premium. Sony WH-1000XM6 yang dibanderol sekitar Rp 7,6 juta dan Apple AirPods Max 2 seharga Rp 9,1 juta sama-sama mengusung klaim sebagai peredam bising terbaik. Namun, pengeluaran di atas Rp 7 juta tentu bukan keputusan yang bisa diambil sembarangan. Mari kita bedah perbedaan mendasar yang mungkin membuat salah satunya lebih cocok untuk aktivitas sehari-harimu.

Bobot Ringan vs Material Mewah: Mana yang Lebih Nyaman Dipakai Seharian?

Perbedaan paling mencolok ada di bobot. Sony XM6 hanya 254 gram, sementara AirPods Max 2 mencapai 386 gram. Selisih lebih dari 130 gram ini sangat terasa saat dipakai berjam-jam untuk bekerja atau traveling. Sony jelas unggul dalam kenyamanan jangka panjang.

Dari segi material, AirPods Max 2 tetap menggunakan rangka baja tahan karat dan rumah earcup aluminium yang terasa premium. Sayangnya, Apple mempertahankan desain yang sama persis dengan generasi pertama, termasuk ketiadaan tombol daya dan case berbentuk "bra" yang aneh. Sebaliknya, Sony melakukan perbaikan pada engsel dan bantalan kepala XM6 berdasarkan keluhan pengguna XM5 sebelumnya.

Keunggulan portabilitas juga jatuh ke tangan Sony. Headphone XM6 bisa dilipat dan diringkas, sedangkan AirPods Max 2 tidak bisa dilipat sama sekali. Sony juga menyertakan hard case yang kokoh, sementara Apple hanya memberikan soft sleeve yang kurang protektif.

Suara Hangat Sony vs Detail Tajam Apple: Pilih Karakter yang Mana?

Ini adalah medan pertempuran yang paling subjektif. Sony XM6 mempertahankan ciri khas suara hangat dan bass yang dominan—karakter yang sudah disempurnakan sejak era XM3. Banyak pengamat industri menyebut suara Sony sebagai "santai" (laid back), cocok untuk genre pop, EDM, atau R&B yang membutuhkan dentuman bass.

Sementara itu, AirPods Max 2 dengan chip H2 dan Adaptive EQ bawaan menawarkan detail yang lebih tajam, terutama di rentang treble. Pemisahan instrumennya sangat baik, membuatnya unggul untuk musik akustik, vokal, atau soundtrack film yang membutuhkan kejernihan tinggi.

Namun, jangan salah sangka. Sony XM6 juga sangat detail. Bedanya, Sony memberikan fleksibilitas melalui aplikasi Sound Connect yang memungkinkan penyesuaian EQ secara manual. Sayangnya, pengguna AirPods Max 2 tidak mendapatkan fitur EQ kustom untuk headphone-nya sendiri—mereka hanya bisa mengandalkan pengaturan EQ sistem dari perangkat Apple.

Fitur Tambahan dan Ekosistem: Mana yang Lebih Pintar?

Keduanya sama-sama memiliki ANC kelas atas yang mampu meredam dengung AC, suara mesin, hingga obrolan di kafe. Namun, ekosistem menjadi pembeda utama. AirPods Max 2 terintegrasi mulus dengan perangkat Apple: perpindahan antar iPhone, iPad, dan Mac terjadi secara instan. Jika kamu pengguna setia ekosistem Apple, ini adalah nilai jual yang sulit ditandingi.

Sony XM6 lebih universal. Headphone ini mendukung koneksi multipoint Bluetooth untuk dua perangkat sekaligus, baik Android maupun iOS. Fitur speak-to-chat dan adaptive sound control juga menjadi keunggulan yang tidak dimiliki Apple.

Kesimpulan: Siapa yang Paling Cocok untuk Kamu?

Pilih Sony WH-1000XM6 jika kamu mengutamakan kenyamanan seharian, portabilitas tinggi (mudah dilipat dan dibawa), serta suara bass yang kaya dengan opsi kustomisasi EQ. Headphone ini juga lebih ramah di kantong dengan selisih harga sekitar Rp 1,5 juta.

Pilih Apple AirPods Max 2 jika kamu sudah terikat dalam ekosistem Apple dan menginginkan detail suara paling jernih untuk menikmati vokal atau musik klasik. Namun, bersiaplah dengan bobot yang lebih berat dan portabilitas yang terbatas.

Reporter: Surya Dinata
Sumber: bgr.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top