SOLO — Dunia material bangunan premium di Kota Solo mendapat suntikan baru. CV Candi Aluminium, perusahaan yang telah beroperasi selama 40 tahun, meresmikan TOSTEM Studio pertama di Jawa Tengah pada Sabtu (23/5/2026).
Showroom ini menjadi yang ke-8 di Indonesia dan diproyeksikan menjadi hub pengembangan pasar TOSTEM di Jawa Tengah. TOSTEM sendiri merupakan brand aluminium premium asal Jepang yang mengedepankan teknologi, kualitas, dan performa.
Yang membedakan TOSTEM Studio dengan showroom aluminium biasa adalah pengalaman langsung yang ditawarkan. Pelanggan bisa melakukan simulasi water test performance dan menguji insulasi suara untuk membuktikan ketahanan produk.
"Customer bisa langsung datang dan merasakan langsung performa dari TOSTEM. Kita bisa demonstrasikan bahwa produk ini tidak bocor dan juga bisa menguji noise atau suara," ujar Channel Development TOSTEM Indonesia, Deandra Yosephine.
Produk-produk TOSTEM telah lolos standar pengujian internasional seperti JIS (Japan Industrial Standard) dan ASTM International, mulai dari ketahanan tekanan angin, kekedapan air, hingga insulasi suara.
Pemilihan CV Candi Aluminium sebagai mitra tidak terjadi secara instan. Deandra mengungkapkan, hubungan kerja sama antara TOSTEM Indonesia dan Candi Aluminium telah terjalin selama satu dekade.
"Kami tahu kualitas pemasangan dari tim Candi sendiri. Jadi kualitasnya selalu dijaga dari 10 tahun ini semakin baik," imbuhnya.
Owner CV Candi Aluminium, Sumartono Hadinoto, menyebut kepercayaan dari TOSTEM menjadi kebanggaan tersendiri bagi perusahaannya yang telah melayani kebutuhan material bangunan sejak 40 tahun lalu.
Owner Candi Aluminium Solo, Darmadi Hasonudin, optimistis kehadiran showroom ini mampu mendongkrak penjualan hingga dua kali lipat. Alasannya, pelanggan kini bisa melihat, meraba, dan mencoba langsung produk sebelum memutuskan membeli.
"TOSTEM Studio ini sebagai langkah untuk menyediakan fasilitas terbaik untuk mitra bisnis kita termasuk kontraktor, arsitek, owner rumah. Dengan adanya studio ini memungkinkan mereka melihat, meraba, dan mencoba langsung produk yang ada," kata Darmadi.
Studio ini juga dibuka sebagai ruang edukasi bagi mahasiswa dan komunitas arsitek di Solo. Darmadi mengaku telah menjalin kolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Sebelas Maret dan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
"Kita tidak sekadar penjualan tapi buat edukasi juga bisa. Mahasiswa atau arsitek yang ingin melihat langsung produk dan teknologi yang ada di sini sangat terbuka," katanya.
Solo dipilih menjadi lokasi showroom pertama di Jawa Tengah karena dinilai memiliki pertumbuhan pasar yang sangat potensial. Ke depannya, TOSTEM berencana membuka studio serupa di kota-kota lain di Jawa Tengah.