KARANGANYAR — Suparno resmi melepas jabatan sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Utama PDAM Kabupaten Karanganyar pada 18 Juni 2026. Masa tugas yang berlangsung hampir 12 bulan itu telah mengalami perpanjangan hingga lima kali. Setelahnya, Suparno kembali ke posisi awalnya sebagai Direktur Teknik perusahaan daerah tersebut.
Dalam pernyataan perpisahannya dengan awak media, Suparno menyebut bahwa fokus utama selama masa kepemimpinannya adalah melanjutkan program perbaikan jaringan perpipaan yang dirintis oleh direktur utama sebelumnya, Prihanto. Program tersebut mencakup penggantian pipa transmisi dan distribusi yang sebagian besar belum diperbarui sejak 2018.
“Alhamdulillah, sekitar 80 persen pengembangan jaringan yang dilakukan sebelumnya sudah berhasil kami optimalkan dan manfaatnya sudah dirasakan masyarakat,” ujar Suparno.
Suparno menjelaskan, optimalisasi jaringan tersebut berdampak langsung pada membaiknya distribusi air di sejumlah wilayah yang sebelumnya kerap mengalami gangguan. Beberapa kawasan yang disebutkan antara lain Colomadu, Jaten, serta Selan yang sempat mengalami gangguan layanan selama beberapa hari sebelum akhirnya diperbaiki.
“Terima kasih kepada teman-teman media yang selama ini mendampingi dan memotivasi kami. Sejak awal menjabat pada Juli 2025, fokus kami adalah mengoptimalkan pelayanan kepada pelanggan,” katanya.
Meski mengklaim sejumlah capaian, Suparno mengakui masih ada program yang belum terselesaikan. Ia berharap direksi definitif yang akan ditunjuk dapat melanjutkan pekerjaan tersebut agar kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat Karanganyar semakin meningkat.
“Mudah-mudahan direksi definitif yang baru bisa meneruskan upaya-upaya yang belum sempat kami laksanakan sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujarnya.