3 Aturan Busana Pria Wajib Dipatuhi Peserta Kirab 1 Suro di Pura Mangkunegaran Solo, Termasuk Larangan Motif Parang

Penulis: Puguh Triyono  •  Selasa, 16 Juni 2026 | 20:54:32 WIB
Peserta pria kirab 1 Suro di Pura Mangkunegaran wajib mengenakan blangkon tanpa prada.

SOLO — Kirab 1 Suro di Pura Mangkunegaran bukan sekadar pawai budaya. Tradisi tahunan ini sarat nilai spiritual dan penghormatan terhadap leluhur, sehingga panitia menetapkan aturan ketat soal busana bagi peserta pria. Setiap detail pakaian telah diatur dalam pakem Mangkunegaran, mulai dari penutup kepala hingga alas kaki.

Blangkon Gaya Mangkunegaran Tanpa Prada

Peserta pria wajib mengenakan blangkon khas Mangkunegaran dengan simpul pita di bagian belakang. Panitia melarang penggunaan prada atau bros sebagai hiasan. Blangkon harus tampil sederhana, sesuai dengan nilai kekhidmatan prosesi.

Beskap Hitam Polos dan Larangan Bordir Emas

Atasan yang dikenakan adalah beskap krowok hitam polos dengan kancing senada. Panitia secara tegas melarang beskap berbahan beludru, bermotif bordir emas, atau menggunakan kancing emas. Aturan ini berlaku selama rangkaian kirab berlangsung.

Selain itu, peserta diwajibkan menyelipkan keris berwarangka gayaman di bagian belakang tubuh. Keris menjadi pelengkap busana adat yang wajib dibawa sesuai tata cara tradisional.

Epek Timang dan Jarik Sogan: Motif Parang Dilarang

Untuk aksesori pinggang, panitia menganjurkan epek timang berwarna gelap dengan model sederhana tanpa ornamen mencolok. Sementara itu, bawahan yang dikenakan adalah jarik sogan bermotif Surakarta gaya Mangkunegaran.

Panitia melarang penggunaan motif Parang dan Lereng karena dianggap tidak sesuai dengan ketentuan prosesi kirab. Alas kaki yang digunakan harus berwarna hitam tanpa motif emas atau bahan beludru. Namun, seluruh peserta wajib melepas alas kaki saat kirab berlangsung sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi.

Menjaga Kesakralan Tradisi Kirab 1 Suro

Kepatuhan terhadap tata busana bukan sekadar soal kerapian. Panitia menegaskan bahwa aturan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesakralan serta kelestarian warisan budaya Jawa. Kirab 1 Suro di Pura Mangkunegaran selama ini dikenal sebagai tradisi yang sarat makna spiritual mendalam, sehingga setiap detail prosesi dijaga ketat sesuai pakem yang berlaku.

Reporter: Puguh Triyono
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top