Update iOS 27 Beta: Apple Akhirnya Beri Slider Kontrol Efek Liquid Glass, Baca Jelas?

Penulis: Rendi Kusuma  •  Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19:01 WIB
Slider kontrol efek Liquid Glass di iOS 27 beta memberikan pengguna kendali transparansi lebih fleksibel.

JAWA TENGAH — Setahun setelah perombakan visual besar-besaran melalui Liquid Glass di iOS 26, Apple kembali membuka kotak pandora desain antarmuka. Lewat beta iOS 27 yang dirilis untuk pengembang, perusahaan asal Cupertino itu menjanjikan perbaikan signifikan pada efek transparan yang sempat menuai kontroversi. Alih-alih menghapus fitur tersebut, Apple memilih untuk memberikan kendali lebih besar kepada pengguna.

Akar Masalah: Kenapa Liquid Glass Dibenci?

Liquid Glass menuai kritik keras sejak debut di WWDC 2025. Keluhan utama datang dari berkurangnya keterbacaan teks dan ikon. Banyak pengguna melaporkan ikon terlihat buram, memiliki efek "miring" yang aneh, dan dalam mode gelap, efek cahaya di sekitar ikon dianggap mengganggu hingga menyebabkan pusing.

Masalah lain muncul pada konsistensi keyboard. Aplikasi pihak ketiga kerap kembali ke desain keyboard lama pra-iOS 26, bukan versi dengan efek Liquid Glass. Pengguna iPhone lawas juga mengalami performa yang tidak konsisten, meski Apple mengklaim masalah baterai dan kinerja hanya bersifat sementara.

Puncaknya, saat beta pertama iOS 26 dirilis, efek ini tidak bisa dimatikan sama sekali. Apple baru menambahkan opsi biner "clear" dan "tinted" belakangan, serta menyembunyikan tombol "reduce transparency" di menu aksesibilitas. Respons yang terlambat ini membuat sentimen negatif mengakar.

Apa yang Berubah di iOS 27 Beta?

Perubahan paling fundamental di iOS 27 adalah hadirnya slider kontrol kekuatan efek Liquid Glass di seluruh sistem. Ini lompatan besar dari toggle biner on/off di iOS 26. Di satu ujung slider, efek transparansi penuh dengan tampilan tembus pandang tetap tersedia. Di ujung lain, efek berubah menjadi hampir sepenuhnya buram, meski sisa-sisa latar belakang masih terlihat.

Apple juga mengklaim peningkatan besar pada keterbacaan. Efek ini kini dibantu dengan tepian gelap baru di sekitar elemen Liquid Glass, dipadukan dengan sorotan lebih terang sehingga ikon lebih menonjol dari latar belakang. Sistem juga disebut lebih cerdas dalam menyebarkan konten latar yang kompleks di belakang ikon, membuat lapisan atas terlihat lebih tajam dan terdefinisi.

Bagi pengembang, Apple membuka akses ke fitur refraksi baru yang bisa dimanfaatkan untuk efek visual lebih kaya di aplikasi mereka.

Perbandingan Nyata: Apakah Efeknya Terlihat?

Saat menguji beta iOS 27 di iPhone 17 Pro Max, perubahan besar tidak langsung tampak mencolok. Secara kasat mata, Liquid Glass masih memiliki karakteristik yang sama seperti di iOS 26. Perbedaan baru benar-benar terasa ketika pengguna masuk ke menu pengaturan dan mulai menggeser slider kontrol transparansi.

Slider ini menjadi pembeda utama. Pengguna yang sebelumnya frustrasi karena tidak punya kontrol kini bisa menyesuaikan tingkat keburaman sesuai preferensi mata masing-masing. Bagi yang sensitif terhadap efek cahaya di mode gelap, menggeser slider ke arah buram bisa menjadi solusi instan tanpa harus mematikan fitur sepenuhnya.

Kesimpulan: Untuk Siapa Update Ini?

iOS 27 beta tidak menghadirkan revolusi visual baru, melainkan evolusi yang berfokus pada kompromi. Apple mendengarkan keluhan tanpa harus mengakui kegagalan desain sepenuhnya. Bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan Liquid Glass, update ini terasa minor. Namun, bagi mereka yang terganggu dengan efek transparan dan menginginkan kontrol lebih, iOS 27 adalah alasan kuat untuk kembali mencoba.

Versi stabil iOS 27 diperkirakan akan dirilis bersamaan dengan jajaran iPhone baru pada September 2026. Sampai saat itu tiba, pengguna beta bisa mulai bereksperimen dengan slider untuk menemukan keseimbangan antara estetika dan kenyamanan mata.

Reporter: Rendi Kusuma
Sumber: tomsguide.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top