JAWA TENGAH — Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hartanto menjelaskan, episenter gempa berada di koordinat 6,87 Lintang Selatan dan 107,06 Bujur Timur. Lokasi tepatnya sekitar 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur dengan kedalaman hiposenter hanya 4 kilometer.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif wilayah setempat,” kata Hartanto dalam keterangan resmi InaTEWS BMKG, Rabu pagi.
Getaran paling kuat dirasakan di Kecamatan Cugenang dengan skala intensitas II MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.
Sensor Rapid Earthquake Impact System (REIS) BMKG juga mendeteksi guncangan dengan intensitas lebih rendah, yakni I MMI, di sejumlah wilayah. Daerah yang merasakan getaran antara lain Sukabumi, Campaka, Sukaluyu, Cikembar, Jampang Tengah, Pagelaran, hingga Purwakarta.
BMKG memastikan belum ada laporan kerusakan bangunan akibat gempa berkekuatan kecil ini. Masyarakat diimbau tetap waspada dan tidak mudah terpancing informasi yang tidak jelas sumbernya.
BMKG mengingatkan agar informasi resmi hanya diperoleh melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi. Masyarakat dapat mengakses situs resmi BMKG, media sosial @infoBMKG, kanal Telegram InaTEWS BMKG, atau aplikasi InfoBMKG.