KEBUMEN — Persak Kebumen U-17 mengunci posisi runner-up Grup D Piala Soeratin Jawa Tengah 2026 setelah mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan. Hasil itu diraih berkat dua kemenangan dan satu kekalahan.
Pada laga pembuka, Persak sukses menekuk Muhamka FC Pekalongan dengan skor 5-1. Namun, di pertandingan kedua, skuad asal Kebumen itu harus mengakui keunggulan Perintis FC lewat skor tipis 0-1.
Kemenangan besar 6-0 atas PS Ebod Jaya di laga terakhir Grup D disebut menjadi suntikan moral bagi para pemain. Manajer Persak Kebumen U-17, Tri Wibowo, menilai kepercayaan diri tim kembali meningkat setelah menunjukkan performa meyakinkan.
"Kemenangan ini jadi modal berharga untuk menghadapi babak 16 besar. Kepercayaan diri para pemain kembali naik," ujar Tri Wibowo saat dihubungi, Kamis (30/7/2026).
Meski lolos, tim pelatih tetap mencatat sejumlah catatan penting. Kekalahan tipis 0-1 dari Perintis FC pada laga kedua menjadi bahan evaluasi utama, khususnya di lini depan.
Tri Wibowo menjelaskan, secara permainan anak asuhnya mampu mengimbangi lawan. Namun, penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.
"Kekalahan dari Perintis FC menjadi evaluasi kami. Secara permainan anak-anak sudah mampu mengimbangi lawan, tetapi finishing masih harus diperbaiki. Kami juga harus menerima kekalahan lewat gol penalti pada menit-menit akhir pertandingan," ungkapnya.
Di fase gugur nanti, Persak Kebumen U-17 akan berhadapan dengan juara Grup F. Calon lawan tersebut baru akan ditentukan melalui pertandingan yang berlangsung pada Jumat (31/7/2026) besok.
Manajer Persak menegaskan bahwa target tim sejak awal turnamen tidak berubah. Laskar Joko Sangkrip Muda tetap membidik gelar juara Piala Soeratin Jawa Tengah 2026.
"Kami tetap optimistis. Target kami sejak awal tidak berubah, yaitu menjadi juara Piala Soeratin Jawa Tengah 2026," tegas Tri Wibowo.