JAWA TENGAH — Laga ini mempertemukan dua tim dengan jarak kompetisi yang jauh berbeda. FC Seoul sudah melewati 29 pertandingan di K League 1, sedangkan Persib baru menjalani dua laga domestik. Perbandingan klasemen perlu dibaca proporsional, tapi tekanan bermain di kandang pemuncak liga jelas nyata.
Konsistensi FC Seoul sepanjang musim ini tercermin dari catatan 19 kemenangan, lima imbang, dan lima kekalahan. Mereka mencetak 55 gol dan hanya kebobolan 23 kali.
Koleksi 62 poin membuat Seoul unggul jauh dari Ulsan HD di posisi kedua dengan 47 poin. Jeonbuk dan Jeju SK menyusul dengan masing-masing 43 poin.
Modal terbaru juga meyakinkan. FC Seoul baru saja mengalahkan Jeonbuk 2-1 pada 12 September, setelah sebelumnya takluk 0-1 dari Ulsan HD.
Catatan kandang FC Seoul patut diwaspadai Persib. Dari lima pertandingan terakhir di Seoul World Cup Stadium, mereka menang empat kali.
Dalam lima laga terakhir secara keseluruhan, Seoul mengoleksi empat kemenangan dan satu kekalahan.
Persib berada di fase berbeda karena kompetisi domestik Indonesia baru berjalan dua pertandingan. Maung Bandung membuka musim dengan kemenangan 3-1 atas PSM Makassar, sebelum takluk 1-2 dari Persija Jakarta.
Hasil itu menempatkan Persib di peringkat kedelapan klasemen sementara dari 18 tim dengan tiga poin. Kekalahan dari Persija pada 12 September menjadi catatan terakhir sebelum terbang ke Seoul.
Rekor tandang justru memberi modal tersendiri bagi Persib. Dalam lima pertandingan tandang terakhir, mereka meraih empat kemenangan dan satu kekalahan.
Kemenangan tandang itu diraih atas Sabah, DPMM, PSM Makassar, dan Persija. Satu-satunya kekalahan terjadi ketika menghadapi Persija pada 12 September.
Perjalanan sebelum kekalahan dari Persija sebenarnya cukup positif. Persib mengalahkan Manila Digger 1-0 pada playoff ACL 2, Bali United 3-2, serta Sabah dengan skor 3-0.
Bermain di kandang pemuncak K League 1 bukan tugas mudah. Persib harus mampu meredam tekanan sejak menit awal sekaligus memanfaatkan pengalaman laga tandang mereka.
Selisih kualitas lawan di atas kertas tidak otomatis menentukan hasil, terutama di kompetisi antarnegara. Jumlah pertandingan yang sudah dimainkan kedua tim membuat perbandingan klasemen domestik tidak bisa dijadikan patokan tunggal.
Laga di Seoul World Cup Stadium menjadi ukuran berbeda bagi Maung Bandung. Hasil positif di Korea akan menjadi sinyal penting bagi langkah Persib di Grup E ACL 2 musim ini.