CAS Rilis Alasan Putusan Skandal Naturalisasi Malaysia Sebelum Akhir September

Penulis: Rendi Kusuma  •  Rabu, 16 September 2026 | 16:19:31 WIB
Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) memastikan alasan lengkap putusan kasus naturalisasi Malaysia terbit sebelum akhir September.

JAWA TENGAH — Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) memastikan alasan lengkap putusan kasus tujuh pemain naturalisasi Malaysia terbit sebelum akhir September 2026. Dokumen itu memuat pertimbangan hukum dan bukti yang jadi dasar penolakan banding Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) atas denda CHF350 ribu atau sekitar Rp7,6 miliar.

Juru bicara CAS menyatakan proses penyusunan putusan lengkap telah memasuki tahap akhir. Dokumen tersebut akan mengurai secara rinci perkara yang melibatkan FAM dan tujuh pemain kelahiran luar negeri, termasuk bagaimana catatan sipil diduga dimanipulasi untuk mendukung klaim keturunan.

Tujuh Pemain yang Terlibat

Ketujuh pemain dalam kasus ini berasal dari Argentina, Brasil, Spanyol, dan Belanda. Mereka adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

"Kami memperkirakan putusan lengkap beserta pertimbangan hukumnya akan dirilis sebelum akhir September," ujar juru bicara CAS kepada Timesport.

Denda Rp7,6 Miliar dan Sanksi 12 Bulan

CAS sebelumnya mengeluarkan keputusan pada 5 Maret dengan menolak banding FAM terhadap denda CHF350 ribu atau sekitar Rp7,6 miliar. Tribunal juga memodifikasi hukuman larangan bermain 12 bulan bagi ketujuh pemain.

Sanksi itu kini hanya berlaku untuk pertandingan kompetitif resmi, bukan seluruh aktivitas sepak bola para pemain. Meski keputusan operasional sudah diterbitkan, alasan hukum lengkap CAS belum dipublikasikan hingga kini.

Ujian Pertama Pengurus Baru FAM

Waktu publikasi dokumen CAS menjadi krusial karena FAM dijadwalkan menggelar kongres pemilihan luar biasa pada Kamis untuk memilih kepengurusan baru. Pengurus anyar diperkirakan langsung menerima hasil audit tata kelola dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan temuan lengkap CAS.

Rilis dokumen itu juga dapat memberi gambaran mengenai alur pengajuan berkas kepada FIFA serta tingkat tanggung jawab institusional FAM dalam proses naturalisasi tersebut.

Transparansi Verifikasi Pemain Kembali Disorot

Sorotan terhadap prosedur kelayakan pemain FAM kembali menguat setelah federasi mengumumkan Brad Tapp mendapat izin FIFA sebagai pemain berdarah keturunan Malaysia. Kebijakan itu berbarengan dengan naturalisasi penyerang Brasil, Bergson da Silva.

Dua langkah tersebut membuat transparansi proses verifikasi pemain kembali menjadi perhatian publik dan pengamat sepak bola Asia Tenggara. CAS belum memberi keterangan tambahan soal tanggal pasti publikasi dokumen tersebut.

Reporter: Rendi Kusuma
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top