JEPARA — Kegiatan bertema tiga kecerdasan itu menjadi training ESQ pertama yang digelar di Jepara. Pesertanya berasal dari sejumlah sekolah di wilayah tersebut, dengan fokus pada penguatan kompetensi guru di luar aspek pengajaran.
Trainer ESQ, Coach Kurnia Setiya Putra, menyebut tiga kecerdasan tersebut perlu dimiliki guru secara bersamaan. Tugas pendidik bukan hanya menyampaikan pelajaran, tetapi juga menghadapi berbagai karakter siswa dan membantu membentuk kepribadian mereka.
"Yang ingin kami kombinasikan adalah kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual. Jadi guru dalam mengajar punya kompetensi yang bagus, tetapi juga memiliki mental yang kuat dalam menghadapi tekanan dan persoalan yang cukup kompleks," jelas Putra saat ditemui di Medina Clinic, Selasa (22/9/2026).
Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau AI, membuat peran guru semakin penting pada hal yang tidak sekadar berkaitan dengan pengetahuan. Guru tetap memiliki ruang untuk menanamkan etika, adab, nilai-nilai kehidupan, hingga spiritual kepada siswa.
Dengan bekal tersebut, siswa diharapkan tidak hanya cerdas secara intelektual. Mereka juga diharapkan memiliki ketangguhan mental dan kesadaran terhadap nilai-nilai kebaikan.
Putra menjelaskan, perhatian kepada guru diberikan karena apa yang didapatkan dalam training diharapkan dapat diteruskan kepada siswa di sekolah.
"Harapannya kebahagiaan dan nilai yang didapatkan guru bisa tersampaikan kepada anak didiknya," ujarnya.
Salah satu peserta, guru SMP Negeri 2 Bangsri, Endri Susanto, mengaku mendapat pengalaman berbeda setelah mengikuti kegiatan tersebut.
"Training ESQ luar biasa. Bisa memahami diri sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Kuasa," katanya.
Endri menilai materi yang diberikan juga mengingatkan kembali peran guru sebagai pemimpin sekaligus teladan bagi siswa. Menurutnya, guru tidak hanya berhadapan dengan siswa yang membutuhkan pengetahuan, tetapi juga punya tanggung jawab dalam membentuk karakter mereka.
"Ketika AI semakin pintar, guru justru harus semakin manusiawi," jelasnya.
Training ESQ di Jepara digelar ESQ Grup bersama Medina Clinic selama dua hari, 21-22 September 2026. Sebanyak 50 tenaga pendidik tercatat sebagai peserta kegiatan tersebut.
Materi yang diberikan menyasar keseimbangan antara kompetensi intelektual, kematangan emosional, dan kesadaran spiritual. Kombinasi itu dinilai relevan dengan tekanan kerja guru yang cukup kompleks, mulai dari tuntutan kurikulum hingga pendampingan karakter siswa.
Penyelenggara belum menyebut rencana kelanjutan pelatihan serupa di sekolah lain. Namun, kegiatan perdana ini menjadi penanda masuknya program penguatan kecerdasan emosional dan spiritual bagi kalangan pendidik di Kabupaten Jepara.