Mahasiswa KKN Universitas Alma Ata Bersihkan 300 Meter Sungai Krandon Tegal, Libatkan 12 Instansi

Penulis: Rendi Kusuma  •  Jumat, 25 September 2026 | 09:46:32 WIB
Mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata bersama 12 instansi membersihkan Sungai Krandon di Kelurahan Krandon, Tegal.

TEGAL — Sungai Krandon yang selama ini dipenuhi sampah dan tumbuhan liar menjadi sasaran utama kegiatan tersebut. Mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata menyebut pembersihan sungai sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar kerja bakti rutin.

Kolaborasi lintas stakeholder menjadi ciri pelaksanaan kegiatan ini. Selain DPUPR, Kantor Pengairan Pemali Comal, BPBD, dan DLH Kota Tegal, aksi itu juga melibatkan Petugas Kebersihan Kecamatan Margadana, Pemerintah Kelurahan Krandon, Babinkamtibmas, Babinsa, Karang Taruna, petugas lapangan, pemuda, ketua RW dan RT, serta warga sekitar.

Siapa Saja yang Terlibat dalam Aksi Bersih Sungai Krandon

Sedikitnya 12 pihak tercatat terlibat langsung dalam kerja bakti tersebut. Mereka bahu-membahu membersihkan aliran sungai yang membentang di wilayah Kelurahan Krandon.

Semangat gotong royong menjadi penggerak utama. Mahasiswa KKN-T menyebut kolaborasi itu sebagai modal penting agar hasil pembersihan tidak sia-sia setelah kegiatan selesai.

Respons Lurah Krandon: Tindakan Nyata Mahasiswa

Lurah Krandon Warkum mengapresiasi program kerja unggulan mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata. Menurutnya, kegiatan itu menyentuh langsung persoalan lingkungan dan kesehatan warga.

"Ini adalah tindakan nyata dari mahasiswa tentang kebersihan lingkungan dan kesehatan, bersama menggandeng stakeholder," kata Warkum.

Warkum berharap kesadaran warga sekitar sungai terus terjaga setelah pembersihan. Ia menekankan pentingnya tidak membuang sampah ke aliran sungai.

"Kami berharap masyarakat sekitar sungai setelah dibersihkan dapat menjaga sungai agar tetap bersih dan tidak membuang sampah di sungai," imbuh Warkum.

Harapan Keberlanjutan Usai Kerja Bakti

Mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata menilai langkah kecil bersama ini bisa menjadi bagian dari gerakan berkelanjutan. Mereka ingin kesadaran menjaga kebersihan lingkungan tumbuh dari warga sendiri.

Menjaga lingkungan, menurut mereka, bukan hanya soal kebersihan fisik. Ada dimensi kepedulian dan tanggung jawab bersama yang ingin ditanamkan lewat kegiatan tersebut.

Aliran Sungai Krandon yang sebelumnya kotor kini sudah dibersihkan. Tantangan berikutnya adalah memastikan sungai itu tetap bersih setelah mahasiswa KKN-T menyelesaikan masa tugasnya di Kelurahan Krandon.

Reporter: Rendi Kusuma
Sumber: jateng.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top