6 Drama China Mirip The Rise of Phoenixes, Penuh Intrik Istana

Penulis: Surya Dinata  •  Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:16:01 WIB
Ilustrasi drama China The Rise of Phoenixes yang mengangkat tema intrik istana dan permainan politik.

JAWA TENGAH — Penonton The Rise of Phoenixes yang belum puas dengan akhir cerita Chen Kun dan Ni Ni bisa beralih ke sejumlah drama China bertema serupa. Enam judul pilihan ini menawarkan intrik istana, strategi politik, hingga balas dendam dengan rating tinggi di kalangan penonton internasional. Salah satunya Nirvana in Fire yang mengantongi skor 9,0 di MyDramaList.

Drama garapan Chen Kun dan Ni Ni itu meninggalkan kesan mendalam lewat permainan politik yang kelam dan romansa menyesakkan. Banyak penonton mengaku kesulitan move on setelah menamatkannya. Untungnya, industri drama China punya stok cerita sejenis yang tak kalah rapi.

Enam judul berikut dikelompokkan berdasarkan kemiripan tema. Setiap rekomendasi dilengkapi sinopsis, daftar pemeran, jadwal tayang, dan fakta menarik yang bisa jadi pertimbangan sebelum menonton.

Nirvana in Fire, Strategi Politik dari Balik Layar

Judul ini paling sering disebut ketika orang mencari tontonan dengan "rasa" serupa The Rise of Phoenixes. Dua drama itu sama-sama menempatkan tokoh utama sebagai dalang yang menggerakkan peristiwa dari balik layar, bukan lewat adu pedang di medan perang.

Kisahnya bermula dari Lin Shu, satu-satunya penyintas pembantaian pasukan Chiyan yang dituduh berkhianat. Dua belas tahun berselang, ia kembali ke ibu kota dengan nama baru, Mei Changsu, dan menyandang status ahli strategi paling disegani di negeri itu. Perlahan ia merangkai langkah untuk menuntut keadilan atas konspirasi yang memorak-porandakan keluarganya.

Yang membuat premisnya unik, Mei Changsu nyaris tidak pernah mengangkat senjata. Kemenangannya diraih lewat kecerdasan, kesabaran, dan permainan catur politik yang tertata rapi.

Hu Ge memerankan Mei Changsu setelah lebih dulu dikenal lewat Chinese Paladin dan The Disguiser. Liu Tao tampil sebagai Mu Nihuang, jenderal perempuan tangguh yang pernah menjadi kekasih Lin Shu. Sementara Wang Kai berperan sebagai Pangeran Jing, pangeran jujur yang didukung Mei Changsu menuju takhta.

Nirvana in Fire tayang perdana 19 September 2015 dan berakhir 15 Oktober 2015 di Dragon TV, Beijing TV, iQiyi, dan Youku. Pada 2025, drama ini genap berusia satu dekade dan masih masuk daftar C-drama terbaik sepanjang masa. Berkat perannya, Hu Ge menyapu penghargaan Best Actor di Magnolia Awards dan Golden Eagle Awards.

Genre drama ini mencakup militer, historis, politik, dan wuxia. Kong Sheng dan Li Xue duduk di kursi sutradara, sementara Hai Yan menulis naskah berdasarkan novelnya sendiri, Lang Ya Bang. Rumah produksi Shandong Film and TV serta Daylight Entertainment menggarapnya dalam 54 episode berdurasi sekitar 45 menit.

Joy of Life, Intrik Takhta dengan Bumbu Komedi

Bagi yang ingin intrik politik tanpa suasana terlalu berat, Joy of Life bisa jadi pilihan. Drama ini membuktikan cerita perebutan kekuasaan tetap bisa dikemas ringan tanpa kehilangan ketegangan.

Fan Xian lahir di kerajaan Southern Qing dengan ingatan manusia abad ke-21. Sebagai putra tidak sah Menteri Keuangan, ia dibesarkan sang nenek dan mempelajari bela diri serta ilmu racun. Setelah dewasa, ia berangkat ke ibu kota untuk mengungkap kebenaran tentang ibunya yang seorang penemu.

Benturan antara pola pikir modern dan dunia kuno inilah yang membuat premisnya terasa segar sekaligus kaya humor.

Zhang Ruoyun memerankan Fan Xian, peran yang menjadi karya terobosannya. Li Qin tampil sebagai Lin Wan'er, tunangan Fan Xian yang berwatak lembut. Chen Daoming, aktor senior, memerankan Kaisar Qing yang penuh perhitungan. Ada pula Wu Gang sebagai Chen Pingping dan Guo Qilin sebagai Fan Sizhe, adik yang menggemaskan.

Musim pertama Joy of Life mulai tayang 26 November 2019 di Tencent Video dan iQiyi. Musim keduanya menyusul pada 2024 dan langsung menjadi salah satu tayangan paling dibicarakan di platform tersebut.

Reporter: Surya Dinata
Sumber: kapanlagi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top