SPPG Bawang Ditutup Permanen, Wabup Batang Sebut Penerima Manfaat MBG Dialihkan ke Dapur Terdekat

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:16:30 WIB
Wakil Bupati Batang Suyono memimpin rapat koordinasi bersama yayasan pengelola dan mitra SPPG program MBG.

BATANG — Pengalihan layanan penerima manfaat MBG dari SPPG Bawang dilakukan lewat mekanisme yang ditetapkan pemerintah pusat. Suyono menyebut pihak daerah hanya menerima pembagian yang sudah tersistem.

"Nanti pembagian penerima manfaat itu akan terbagi ke SPPG terdekat. Itu pun tersistem dari pusat, jadi pihak sini tinggal menerima," kata Suyono.

Pernyataan itu disampaikan Suyono di sela rapat koordinasi bersama yayasan pengelola dan mitra SPPG program MBG. Rapat membahas kelanjutan layanan setelah dapur di Bawang tak lagi beroperasi.

Wabup Batang Tunggu Keterangan Tertulis dari Pusat

Suyono mengaku informasi penutupan permanen SPPG Bawang sampai ke telinganya sejak pekan sebelumnya. Ia memilih menahan diri karena belum ada dokumen resmi.

"Saya sudah dengar informasi itu dari minggu yang lalu, tetapi belum berani menyampaikan karena belum ada secara tertulis dari pusat," ujarnya.

Soal hasil pemeriksaan laboratorium, Suyono juga belum bersedia mengungkapkan temuannya ke publik. Ia mengaku sudah memperoleh informasi, tetapi belum melihat dokumen tertulis yang menjadi dasar penyampaian hasil tersebut.

"Kalau hasil penemuan itu saya tidak bisa menyampaikan. Meskipun di saya sudah, sebenarnya saya agak kaget juga dengan hasilnya. Namun, karena saya tidak melihat tulisannya, saya tidak bisa menyampaikan," ungkapnya.

Penyebab Penutupan Masih Menunggu Konfirmasi Dokumen Resmi

Pernyataan Suyono belum menjelaskan secara terperinci temuan laboratorium maupun kaitannya dengan keputusan penutupan permanen SPPG di Bawang. Penyebab penutupan dan kesimpulan pemeriksaan laboratorium masih memerlukan konfirmasi melalui dokumen resmi dari instansi berwenang.

SPPG Bawang melayani sejumlah penerima manfaat program MBG sebelum ditutup permanen. Pengalihan ke dapur terdekat menjadi jalan agar layanan gizi bagi penerima manfaat tidak terputus.

Suyono Minta Seluruh SPPG di Batang Benahi SOP

Di tengah penutupan tersebut, Suyono meminta seluruh SPPG di Kabupaten Batang membenahi operasional dapur agar memenuhi standar operasional prosedur (SOP). Permintaan itu disampaikan seusai rapat koordinasi bersama yayasan dan mitra SPPG.

Pembenahan SOP dinilai penting agar operasional dapur berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pemerintah pusat mengenai penyebab penutupan permanen SPPG Bawang.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: jateng.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top