Google merilis file desain untuk gelang Fitbit Air yang bisa diunduh dan dicetak sendiri. Perusahaan teknologi itu membagikan cetak biru atau blueprint secara terbuka, memungkinkan pengguna membuat tali perangkat di rumah jika memiliki akses ke printer 3D.
Bukan Sekadar Cetak Biru Biasa
File yang dibagikan bukan sekadar sketsa kasar. Google menyediakan cetak biru dalam format standar yang kompatibel dengan berbagai jenis printer 3D konsumen.
Dengan langkah ini, Google memberikan kendali penuh kepada pengguna atas tampilan gelang Fitbit Air mereka. Alih-alih terbatas pada pilihan warna atau material dari pabrik, pemilik perangkat bisa bereksperimen dengan desain dan bahan cetak sendiri.
Wearable Terbaru yang Lebih Fokus
Fitbit Air sendiri adalah perangkat wearable terbaru dari Google yang dirancang untuk pelacakan kebugaran. Perangkat ini disebut lebih minimalis dan tanpa elemen distraktif yang biasa ditemukan di pelacak kebugaran pada umumnya.
Ini berarti layar atau notifikasi dari ponsel tidak akan mengganggu pengguna saat berolahraga. Fokus utama perangkat ini adalah pada pelacakan aktivitas harian dan kesehatan pemakainya.
Proyek untuk Pengguna Kreatif
Google menyebut inisiatif ini sebagai "proyek selanjutnya" bagi pengguna yang suka merakit atau memodifikasi barang sendiri. Alih-alih membeli gelang pengganti di toko, pengguna cukup mengunduh file, memuatnya ke printer 3D, dan mencetak tali baru kapan pun diinginkan.
Langkah ini juga bisa menjadi solusi bagi pengguna yang kesulitan menemukan aksesori resmi di pasaran. Dengan cetak biru di tangan, keterbatasan stok atau distribusi bukan lagi masalah.
Apa Artinya bagi Pengguna di Indonesia?
Bagi pengguna di Indonesia, kabar ini membuka peluang kustomisasi yang lebih luas. Meski printer 3D belum menjadi perangkat rumahan yang umum, layanan jasa cetak 3D mulai banyak ditemukan di kota-kota besar.
Pengguna bisa memesan cetakan gelang dari jasa tersebut dengan membawa file desain dari Google. Ini bisa menjadi alternatif yang lebih murah dibandingkan membeli gelang resmi yang mungkin harus dipesan dari luar negeri.
Google belum mengumumkan ketersediaan resmi Fitbit Air di Indonesia. Namun, dengan dibagikannya cetak biru secara global, siapa pun yang memiliki perangkat ini bisa langsung memanfaatkan file tersebut tanpa harus menunggu peluncuran aksesori di pasar lokal.