KENDAL — Tim evaluator BPKP Jawa Tengah menyelesaikan pemeriksaan selama 15 hari kerja, sejak 2 hingga 23 Juni 2026, untuk menilai pengelolaan KDKMP Langenharjo. Salah satu titik evaluasi dilakukan di kediaman Ketua Koperasi, Didik Junaidi, di Perum Griya Citra Indah Asri 1 Nomor 07, Kelurahan Langenharjo, yang saat ini juga difungsikan sebagai gerai sementara.
Baru 18 Warga Jadi Anggota di Luar Pengurus
Agus Sudrajad, perwakilan tim evaluasi BPKP Jawa Tengah, mengungkapkan bahwa koperasi telah menunjukkan aktivitas operasional dan mendapat respons dari masyarakat. Namun, ia menekankan bahwa jumlah anggota masih perlu ditingkatkan.
"KDKMP di Langenharjo ini sepanjang yang kami lihat sudah beroperasional dan ada keterlibatan masyarakat. Walaupun masih diperlukan langkah-langkah pengurus untuk meyakinkan warga menjadi anggota. Karena koperasi bukan inisiatif pengurus, melainkan harus tumbuh dari masyarakat," ujarnya.
Saat ini, tercatat 18 orang anggota dari kalangan warga biasa, sementara delapan orang lainnya menjabat sebagai pengurus dan pengawas. Agus menambahkan, temuan soal penggunaan rumah warga sebagai lokasi gerai sementara akan dilaporkan secara objektif kepada pimpinan BPKP.
Sosialisasi Jadi Pekerjaan Rumah Pengurus
Menurut Agus, langkah paling krusial yang harus segera dilakukan pengurus adalah memperkuat sosialisasi. Program, visi, manfaat, dan tata cara bergabung perlu disampaikan secara masif agar warga tertarik menjadi anggota.
"Kami berharap para pengurus lebih proaktif dalam mensosialisasikan program, visi, manfaat, dan tata cara bergabung dalam koperasi. Langkah ini krusial untuk membangun fondasi ekonomi kerakyatan yang kuat dari tingkat desa atau kelurahan, serta menggerakkan potensi usaha lokal secara profesional dan mandiri," katanya.
Sudah Bermitra dengan Pertamina dan PT Pos Indonesia
Ketua KDKMP Langenharjo, Didik Junaidi, menyebutkan bahwa saat ini koperasi memiliki 18 anggota aktif dan enam calon anggota. Struktur kepengurusan terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, dua wakil ketua bidang, serta tiga dewan pengawas.
"Kami terus aktif melakukan sosialisasi, baik melalui media sosial maupun tatap muka, untuk menarik minat masyarakat menjadi anggota koperasi," ujarnya.
Didik mengungkapkan, koperasi telah menjalin kerja sama dengan Patraniaga Pertamina sebagai pangkalan resmi LPG 3 kilogram. Selain itu, KDKMP Langenharjo juga bermitra dengan PT Pos Indonesia untuk penyediaan materai. Ia berharap lokasi permanen koperasi dapat segera terwujud agar pelayanan lebih optimal.
"Alhamdulillah hasil pemeriksaan dan evaluasi BPKP Jawa Tengah menunjukkan KDKMP Langenharjo sudah beroperasional dan mendapat dukungan masyarakat. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, khususnya BPKP Jawa Tengah, yang terus memantau perkembangan koperasi. Kita berharap akses pembiayaan dan permodalan dapat dipermudah sehingga persyaratan administrasi tidak berbelit dan sulit," pungkasnya.