Pencarian

Belanda dan Jepang Jadi Ancaman Tersembunyi di Piala Dunia 2026, Fary Francis Yakin Oranye Juara

Jumat, 12 Juni 2026 • 08:18:31 WIB
Belanda dan Jepang Jadi Ancaman Tersembunyi di Piala Dunia 2026, Fary Francis Yakin Oranye Juara
Belanda dan Jepang diprediksi menjadi ancaman kuat di Piala Dunia 2026.

JAWA TENGAH — Turnamen edisi pertama dengan format 48 negara ini disebut Fary Francis sebagai ajang pembuktian bahwa reputasi masa lalu tak lagi cukup. Dalam rilis yang diterima detikSport, ia menilai Belanda dan Jepang sebagai dua kekuatan disruptif yang siap mengguncang peta persaingan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Fondasi Kuat Oranye, Tradisi Juara yang Belum Tuntas

Belanda, kata Fary, memiliki fondasi sepakbola yang kokoh, filosofi permainan jelas, dan tradisi panjang melahirkan pemain kelas dunia. Ironisnya, tim berjuluk Oranye itu belum pernah sekalipun menjadi juara dunia.

"Dengan kombinasi pemain senior dan generasi baru yang matang di liga-liga elite Eropa, Belanda berpotensi menjadi 'silent contender' yang perlahan menyingkirkan para unggulan hingga mencapai partai puncak," ujar Fary Francis.

Jepang: Wakil Asia yang Siap Ubah Sejarah

Tak hanya Belanda, Fary juga menyoroti performa Jepang yang tampil merepotkan di Piala Dunia 2022. Samurai Biru saat itu menjadi juara Grup E, mengungguli Spanyol dan Jerman.

"Yang menarik, jika Belanda mewakili evolusi kekuatan tradisional Eropa, maka Jepang mewakili masa depan sepakbola global yang berbasis sistem," jelas Fary. Ia menambahkan, batas antara negara favorit dan nonfavorit kini semakin tipis berkat kemampuan Jepang mengalahkan tim-tim elite dunia.

Pertarungan Tradisi vs Inovasi di Panggung Global

Fary menekankan bahwa Piala Dunia 2026 bukan sekadar perebutan trofi, melainkan pertarungan antara tradisi dan inovasi. Negara-negara favorit yang gagal beradaptasi dengan dinamika baru turnamen, kata dia, berisiko tersingkir lebih awal.

"Namun apabila terjadi kejutan besar, maka Belanda memiliki peluang menjadi juara baru pertama dari Eropa Barat dalam era modern. Sedangkan Jepang berpotensi menciptakan sejarah sebagai negara Asia pertama yang mengangkat trofi Piala Dunia," tambahnya.

Skenario Juara Kejutan: Lahirnya Tatanan Baru

Fary Francis percaya diri Belanda bakal keluar sebagai juara, meski Spanyol dan Prancis di atas kertas lebih difavoritkan. Menurutnya, keberhasilan kini ditentukan oleh kualitas sistem, kedalaman skuad, dan kemampuan beradaptasi.

"Bila skenario tersebut terjadi, maka Piala Dunia 2026 akan dikenang bukan karena mempertahankan dominasi lama, melainkan karena menjadi titik awal lahirnya tatanan baru sepakbola dunia," tutup Fary.

Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks