Pencarian

A&E Indonesia Tanam 1.000 Pohon di Semarang Lewat Green Legacy Project, Target Kurangi Emisi Karbon hingga 2050

Kamis, 25 Juni 2026 • 13:33:31 WIB
A&E Indonesia Tanam 1.000 Pohon di Semarang Lewat Green Legacy Project, Target Kurangi Emisi Karbon hingga 2050
A&E Indonesia menanam 250 pohon tahap awal Green Legacy Project di Semarang.

SEMARANG — Sebanyak 250 pohon dari berbagai jenis sudah didistribusikan pada tahap awal program ini. Jenis tanaman seperti mangga dan alpukat dipilih berdasarkan rekomendasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang agar memberikan manfaat langsung bagi warga sekitar.

Mengapa Perusahaan Benang Global Peduli Penghijauan di Semarang?

Head of Sales & Marketing A&E Indonesia, Janat Permana, menjelaskan bahwa Green Legacy Project sudah berjalan di Sri Lanka dan Vietnam sebelum akhirnya menyentuh Indonesia. “Jadi ini bukan sesuatu yang baru buat kami. A&E sendiri sudah hadir selama lebih dari 10 tahun di wilayah Asia,” kata Janat.

Penanaman pohon tidak berhenti di Karangmalang. Perusahaan berencana memperluas lokasi penghijauan ke Jepara dan wilayah lain di Kota Semarang, tergantung ketersediaan lahan. “Mulai Kota Semarang, Kabupaten Jepara, yang jelas ini akan terus berkelanjutan,” imbuhnya.

Pemantauan Rutin dan Bantuan Pupuk untuk Warga

A&E Indonesia tidak hanya menanam, tetapi juga memastikan pohon-pohon itu tumbuh. Perusahaan menyiapkan bantuan pupuk dan melakukan pemantauan rutin bersama masyarakat setempat. Langkah ini untuk menjaga agar program tidak berhenti setelah bibit ditanam.

Target Global: Net Zero Emission di 2050

Managing Director A&E Asia, Angelo Leanage, menegaskan bahwa program ini sejalan dengan target global perusahaan. “Setiap tahun, kami menetapkan target yang agresif, ini berlaku di seluruh dunia. Kami punya target pengurangan emisi karbon untuk 2030, bahkan net zero emission di 2050,” ujar Angelo.

Menurutnya, kesejahteraan dan keamanan lingkungan menjadi prioritas utama perusahaan di seluruh negara operasional.

Apa Kata Pemkot Semarang soal Program Ini?

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Konservasi Lingkungan Hidup DLH Kota Semarang, Priyatna, mengapresiasi inisiatif A&E Indonesia. Menurutnya, kegiatan penghijauan seperti ini membantu mengurangi dampak Efek Rumah Kaca yang kian terasa.

Pemkot Semarang akan mengarahkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR perusahaan ke lahan kritis di berbagai wilayah. “Kebetulan A&E Indonesia ini memilih tanaman keras, jadi kami rekomendasikan daerah Kota Semarang bagian atas. Ada juga di kawasan pesisir, itu kami rekomendasikan menanam mangrove maupun cemara laut,” jelas Priyatna.

Ia menekankan bahwa penanaman pohon harus disesuaikan dengan kondisi lahan agar tidak asal tanam dan memberikan manfaat ekologis serta ekonomi bagi warga.

Bagikan
Sumber: joss.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks