KLATEN — BikersMu Chapter Klaten bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Klaten mengukuhkan sejarah baru dengan menggelar Baitul Arqam pertama bagi komunitas motor di Indonesia. Perkaderan ini tidak sekadar mengumpulkan penggemar otomotif, melainkan menjadi terobosan dakwah yang merambah ruang hobi hingga jalan raya.
Mengapa Komunitas Motor Jadi Sasaran Dakwah Muhammadiyah?
Ketua PDM Klaten, Iskak Sulistiya, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya internalisasi “Risalah Islam Berkemajuan” sebagai fondasi ideologi kader. Menurutnya, dakwah kreatif berbasis komunitas menjadi jawaban atas tantangan zaman.
“Komunitas harus menjadi medan dakwah yang mencerahkan, membawa kesejahteraan, dan mampu membangun peradaban sesuai nilai Islam Berkemajuan,” tegas Iskak dalam sambutannya.
Sinergi Tiga Lembaga dalam Satu Gerakan
Kegiatan ini lahir dari sinergi tiga pilar PDM Klaten: Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI), Lembaga Seni, Budaya, dan Olahraga (LSBO), serta Lembaga Dakwah Komunitas (LDK). Ketiganya menyatukan visi bahwa kaderisasi tak bisa lagi terbatas pada ruang kelas atau masjid.
Ketua MPKSDI PDM Klaten, Suyono, menekankan bahwa setiap putaran roda komunitas wajib membawa nilai perjuangan Persyarikatan. “Komunitas tidak boleh berhenti pada ruang hobi, namun wajib menjadi ruang kaderisasi dan pengabdian,” ujarnya.
Bukan Sekadar Turing, Ada Misi Sosial di Baliknya
Inisiator BikersMu Nasional sekaligus Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat BikersMu, Azhar Labib, mempertegas posisi komunitas ini. Ia menyebut BikersMu bukan sekadar kumpulan pengendara motor yang melakukan touring semata.
“Komunitas ini memiliki misi yang lebih besar, yakni berdakwah dan berkontribusi dalam kegiatan sosial,” kata Azhar Labib.
Ia menambahkan, Baitul Arqam ini memperkuat sistem perkaderan yang sistematis dan berjenjang dalam Persyarikatan. Harapannya, jiwa bermuhammadiyah semakin mengakar dalam keseharian anggota, baik saat berkegiatan sosial maupun program BikersMu ke depan.
Cetak Biru untuk Seluruh Indonesia
Ketua Panitia Tri Praptama dan Ketua BikersMu Chapter Klaten, Sofyan Aji Wibowo, berharap kegiatan ini mempererat komitmen anggota dalam agenda dakwah Persyarikatan. Keberhasilan Baitul Arqam ini ditargetkan menjadi model percontohan bagi pengembangan perkaderan komunitas Muhammadiyah di berbagai daerah.
PDM Klaten, Rusdi Santoso, menyebut Baitul Arqam ini sebagai terobosan krusial dalam peta jalan dakwah. “Dakwah kini harus hadir di berbagai ruang, mulai dari budaya hingga jalan raya, sebagai gerakan Islam yang mencerahkan dan memajukan,” pungkasnya.