SURAKARTA — Iklim investasi di Jawa Tengah mendapat pengakuan positif dari para pelaku usaha. Kemudahan proses perizinan dan pendampingan intensif dari pemerintah daerah hingga tahap realisasi proyek dinilai menjadi kunci penguatan kepercayaan tersebut.
Pengakuan ini muncul di tengah tren peningkatan investasi yang masuk ke provinsi tersebut. Para pengusaha menyebut birokrasi yang semakin efisien dan kepastian hukum menjadi pertimbangan utama untuk memperluas atau memulai usaha baru di Jawa Tengah.
Ribuan Lowongan Kerja Baru Mengintai
Dampak langsung dari iklim investasi yang membaik ini adalah terbukanya lapangan kerja baru. Pemerintah daerah mencatat, sejumlah perusahaan yang telah menyelesaikan proses perizinan segera merealisasikan pembangunan pabrik dan fasilitas produksinya.
“Kami melihat komitmen pemerintah provinsi dalam mendampingi investasi sangat nyata. Ini membuat kami yakin untuk menambah kapasitas produksi,” ujar salah satu perwakilan pelaku usaha dalam forum diskusi ekonomi di Semarang, pekan lalu.
Proyeksi ribuan tenaga kerja baru ini tersebar di berbagai sektor, mulai dari industri manufaktur, pengolahan, hingga jasa. Kawasan industri di Batang, Kendal, dan Semarang menjadi beberapa lokasi yang diproyeksikan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
Pendampingan dari Izin hingga Beroperasi
Salah satu poin yang paling diapresiasi pelaku usaha adalah pendampingan yang tidak berhenti setelah izin terbit. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), terus memantau progres realisasi proyek investasi.
Pendampingan ini mencakup penyelesaian kendala lahan, ketersediaan infrastruktur pendukung, hingga rekrutmen tenaga kerja lokal. Langkah tersebut dinilai efektif memangkas waktu tunggu antara perizinan dan operasional perusahaan.
“Kami tidak hanya dimudahkan saat mengurus izin, tapi juga didampingi saat membangun. Ini berbeda dengan beberapa tahun lalu,” tambah pengusaha lain yang tengah membangun pabrik pengolahan kayu di kawasan Blora.
Target Investasi 2026 Makin Optimistis
Dengan pengakuan positif dari pelaku usaha, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah optimistis target realisasi investasi tahun 2026 dapat tercapai. Angka investasi yang masuk diprediksi melampaui capaian tahun sebelumnya, seiring dengan mulai beroperasinya proyek-proyek strategis.
Selain lapangan kerja, peningkatan investasi ini juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di sektor UMKM lokal yang menjadi bagian dari rantai pasok industri besar.