TEGAL — Universitas Harkat Negeri Tegal mengawali rangkaian perayaan Dies Natalis pertamanya dengan aksi sosial. Tidak ada pesta besar atau seremoni berlebihan, melainkan santunan untuk anak yatim dan khitan massal gratis bagi warga Kota Tegal.
Sebanyak 60 anak menjadi bagian dari kegiatan ini. Rinciannya, 30 anak yatim penerima santunan yang berasal dari wilayah Tegal dan Brebes, serta 30 anak peserta khitan massal dari Kota Tegal.
Bentuk Syukur Atas Capaian Kampus Baru
Ketua panitia, Riky Ardiyanto, mengatakan kegiatan ini adalah wujud rasa syukur atas perjalanan universitas yang baru berusia satu tahun. "Ini bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis yang puncaknya akan digelar pada 30 Juli 2026," ujarnya.
Wakil Rektor I Universitas Harkat Negeri Tegal, Gunawan Adib Achmadi, menambahkan bahwa capaian kampus selama setahun terakhir cukup signifikan. Salah satunya, terjalinnya kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di luar negeri. "Kegiatan sosial ini adalah bentuk syukur atas capaian tersebut," katanya.
Rangkaian Acara: Dari Kuliah Umum hingga Konser Musik
Selain santunan dan khitan massal, kampus telah menggelar kuliah umum. Ke depan, masih ada beberapa agenda lain yang dijadwalkan, seperti penanaman pohon, bazar UMKM, dan konser musik. Semua acara dirangkai dalam satu tema perayaan yang berlangsung hingga akhir Juli 2026.
Apa Kata Pemerintah Kota Tegal?
Sekretaris Bapperida Kota Tegal, Harida Loly Novia, yang mewakili Kepala Bapperida, memberikan apresiasi langsung. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya sebagai aksi sosial, tetapi juga implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi.
"Sinergi antara Pemkot Tegal dan Universitas Harkat Negeri harus terus terjalin. Ini penting untuk mendukung pemberdayaan masyarakat dan mencetak generasi muda yang berkarakter," ujar Harida di sela acara.
Pelaksanaan Khitan di Klinik Kampus
Proses khitan massal sendiri dilakukan di Klinik Pratama Harapan Bersama yang berada di lingkungan kampus Universitas Harkat Negeri Tegal. Dengan adanya fasilitas ini, peserta bisa mendapatkan layanan kesehatan secara gratis dan profesional.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kampus baru di Tegal ini tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pengabdian kepada masyarakat sejak awal berdirinya.