SEMARANG — Disnakertrans Jawa Tengah mencatat 45 pencari kerja disabilitas mendatangi Job Fair rangkaian MTQ Nasional XXXI 2026. Mereka mencari peluang kerja dari perusahaan yang membuka lowongan selama dua hari pelaksanaan, 17-18 September 2026.
Dari 45 orang tersebut, mayoritas adalah penyandang disabilitas rungu-wicara, yakni 36 orang. Sisanya merupakan penyandang disabilitas daksa, grahita, dan netra parsial.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Jawa Tengah, Candra Yuliawan, menyebut Job Fair ini diikuti sekitar 40 perusahaan. Tercatat 2.624 pencari kerja melakukan pendaftaran, dan 1.487 orang hadir langsung mengikuti proses pencarian kerja.
"Dari 45 pencari kerja disabilitas tersebut, mayoritas merupakan penyandang rungu-wicara, yakni 36 orang. Sedangkan pencari kerja umum yang hadir mencapai 1.442 orang," ujar Candra.
Dicky Mahendra Melamar ke Perusahaan Tekstil di Kendal
Salah satu pencari kerja yang hadir adalah Dicky Mahendra, penyandang disabilitas rungu-wicara asal Banyumanik, Kota Semarang. Ia mencoba peruntungan dengan melamar ke salah satu perusahaan tekstil yang beroperasi di Kendal.
Dicky berharap kesempatan tersebut membuka jalan memperoleh pengalaman baru sekaligus membantu perekonomian keluarga.
"Saya ingin terus berusaha. Semoga bisa diterima di PT Eclat sehingga saya bisa mendapat pengalaman dan membuat orang tua bahagia," kata Dicky melalui penerjemah bahasa isyarat, Jumat (18/9/2026).
Perjalanan Dicky mencari penghasilan bukan hal baru. Ia pernah menjalankan usaha membuat kue dan merias pengantin, mengajar tari, serta bekerja di sebuah kafe. Saat ini ia masih bekerja di bidang retail.
"Saya mendapat informasi dari teman dan akhirnya datang ke sini. Saya ingin mencoba pengalaman baru, tidak hanya di bidang retail," ujarnya.
PT Eclat Textile Buka Rekrutmen untuk Penyandang Disabilitas
Antusiasme pencari kerja disabilitas terlihat dari banyaknya pelamar yang mendatangi stan PT Eclat Textile International. Perusahaan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal itu membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas mengikuti proses rekrutmen.
Staf HRD PT Eclat Textile International, Lisa, mengatakan pelamar disabilitas yang datang cukup banyak dengan latar belakang pengalaman beragam. Sebagian telah punya pengalaman kerja, sebagian lain belum memiliki pengalaman menjahit.
Seluruh kandidat tetap mengikuti proses screening sesuai kebutuhan perusahaan. Lisa menjelaskan pekerja disabilitas memperoleh hak pengupahan yang sama sesuai ketentuan dan kebijakan perusahaan.
"Kesempatan tetap terbuka bagi mereka. Kalau kinerjanya sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan, ada peluang untuk diangkat menjadi pekerja tetap, termasuk mendapatkan upah dan lembur," ujarnya.
Fasilitas Penerjemah Bahasa Isyarat dan Pendampingan
Disnakertrans Jateng menyediakan sejumlah fasilitas pendukung agar pencari kerja disabilitas dapat mengikuti proses rekrutmen dengan baik. Pencari kerja dengan disabilitas rungu-wicara mendapatkan bantuan penerjemah, sementara pendampingan juga diberikan selama mengikuti Job Fair.
Job Fair MTQ Nasional XXXI menyediakan lebih dari 3.000 lowongan pekerjaan dengan sekitar 300 jenis jabatan. Lisa berharap kegiatan seperti ini dapat mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan pencari kerja, termasuk penyandang disabilitas yang membutuhkan akses lebih luas terhadap kesempatan kerja.