Pencarian

Taman Nasional Gunung Rinjani Terbakar, Api Berasal dari Puncak Setampol

Rabu, 23 September 2026 • 17:31:01 WIB
Taman Nasional Gunung Rinjani Terbakar, Api Berasal dari Puncak Setampol
Kebakaran melanda kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani dengan titik api di Puncak Setampol, Lombok Utara.

JAWA TENGAH — Kebakaran kembali melanda kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) dengan titik api berada di Puncak Setampol, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Kobaran api mulai terlihat warga sejak Selasa (22/9) malam dari permukiman Sembalun, Lombok Timur. Balai TNGR mengerahkan tim pemadam awal yang terdiri dari 2 personel Manggala Agni dan 5 anggota masyarakat peduli api.

Kepala Subbagian Tata Usaha TNGR, Astekita Ardiaristo, menyatakan tim pemadam awal disiapkan untuk melakukan upaya pemadaman sekaligus menilai tingkat dan luasan kebakaran di lokasi. Mempertimbangkan faktor keselamatan personel dan waktu kejadian yang sudah memasuki malam, keberangkatan tim dijadwalkan pagi hari setelah laporan diterima.

Hingga kini, luas area yang terdampak maupun penyebab kebakaran belum diketahui. Petugas masih fokus pada pemadaman dan pengumpulan data di lapangan.

Kronologi Kemunculan Api

Warga Sembalun, Rahmat Hidayat, mengaku terkejut saat pertama kali melihat kobaran api dari rumahnya. Ia tidak mengetahui persis kapan api mulai menyala.

"Kebetulan keluar rumah baru saya lihat. Kalau jamnya saya sendiri juga tidak tahu, tiba-tiba saja terlihat api," ujarnya.

Foto-foto yang beredar di warga menunjukkan kobaran api terlihat jelas dari permukiman. Lokasi kejadian berada di Puncak Setampol, kawasan TNGR Resort Torean, Lombok Utara.

Bukan Jalur Pendakian

Astekita menegaskan lokasi kebakaran berada di luar jalur pendakian. Puncak Setampol merupakan bagian kawasan TNGR yang tidak dilalui pendaki.

"Perlu diketahui, lokasi kejadian kebakaran berada di luar jalur pendakian," tegasnya.

TNGR masih melakukan pemantauan dan koordinasi terkait penanganan kebakaran. Informasi perkembangan akan disampaikan berdasarkan hasil pemantauan dan laporan resmi petugas di lapangan.

Dampak bagi Pendaki dan Wisatawan

Meski berada di luar jalur pendakian, kebakaran di kawasan TNGR tetap perlu diwaspadai pendaki yang berencana naik ke Rinjani. Kondisi cuaca kering dan angin kencang di kawasan pegunungan bisa mempercepat penyebaran api.

Calon pendaki disarankan memantau informasi resmi dari Balai TNGR sebelum berangkat. Status jalur pendakian bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi lapangan.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke kawasan Sembalun atau Torean, informasi terkini dapat dikonfirmasi melalui dinas pariwisata setempat atau kanal resmi TNGR.

Waktu Terbaik Memantau Perkembangan

Laporan resmi dari petugas di lapangan biasanya diperbarui pada pagi hingga siang hari. Pendaki yang sudah memiliki tiket dan jadwal keberangkatan sebaiknya menunda perjalanan jika api belum berhasil dipadamkan.

Kawasan TNGR dikenal sebagai destinasi pendakian kelas dunia dengan pemandangan Danau Segara Anak dan puncak Rinjani. Kebakaran di area non-pendakian tetap menjadi perhatian karena bisa memengaruhi ekosistem taman nasional secara keseluruhan.

Follow jatenglink.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: travel.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks