TEGAL — Kacang Bogares diproduksi warga Desa Bogares Kidul secara turun-temurun sebagai usaha rumahan. Camilan ini dikenal punya rasa gurih dan tekstur renyah yang berbeda dari kacang goreng pada umumnya.
Nama "Bogares" melekat pada desa di Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, yang menjadi sentra produksinya. Sebagian warga setempat mengandalkan olahan kacang ini sebagai sumber penghasilan sehari-hari.
Dari Desa Bogares Kidul ke Meja Oleh-oleh
Posisi kacang Bogares bukan cuma camilan yang dijual sebagai oleh-oleh. Produk ini sudah menjadi bagian dari identitas kuliner Kabupaten Tegal.
Pemerintah Kabupaten Tegal pernah menampilkan kacang Bogares dalam festival produk unggulan. Kegiatan itu menempatkan camilan ini sejajar dengan produk desa lain yang jadi andalan daerah.
Pengolahan kacang Bogares dikerjakan secara rumahan, bukan pabrikan besar. Cara ini yang membuat rasanya sulit disamai produk kacang goreng massal.
Mengapa Namanya Kembali Muncul di 2026?
Nama Bogares kembali muncul dalam pemberitaan Kabupaten Tegal pada 2026. Namun, istilah itu kali ini juga merujuk pada inovasi di bidang kesehatan, bukan hanya camilan.
Sebagai makanan, identitas kacang Bogares tetap melekat pada Desa Bogares Kidul. Keunikan proses pengolahan menjadi alasan popularitasnya bertahan dari generasi ke generasi.
Apa yang Membuat Kacang Bogares Khas?
Ada beberapa hal yang membedakan kacang Bogares dari camilan sejenis:
- Asal-usul jelas — nama produk diambil dari Desa Bogares Kidul, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal.
- Pengolahan rumahan — prosesnya dikerjakan warga setempat, bukan di pabrik besar.
- Rasa dan tekstur — gurih dan renyah, berbeda dari kacang goreng biasa.
- Status produk unggulan — pernah ditampilkan dalam festival produk unggulan Kabupaten Tegal.
Bertahan sebagai Identitas Kuliner Daerah
Kacang Bogares menunjukkan bagaimana satu produk rumahan bisa bertahan lama karena melekat pada wilayah asalnya. Selama warga Desa Bogares Kidul terus mengolahnya, camilan ini tetap punya tempat di pasar oleh-oleh Kabupaten Tegal.
Bagi wisatawan yang melintas di Kabupaten Tegal, kacang Bogares kerap jadi pilihan buah tangan. Rasa gurih dan renyahnya menjadi alasan camilan ini tidak pernah benar-benar hilang dari perbincangan warga.